Adib Menakar Peluang Partai Islam Membangun Poros Tengah di Pilwalikot Semarang

Akurat.co - Pertemuan pimpinan PKB dan PKS Kota Semarang pada Jum'at malam (19/7/2024) memunculkan spekulasi bahwa PKB dan PKS Kota Semarang sedang menjajaki koalisi utk maju Pilwalikot Semarang tahun 2024.
Keduanya dianggap sebagai partai Islam yang kuat di Kota Semarang dimana PKB dapat 5 kursi dan PKS 6 kursi, jika kedua partai Islam ini koalisi maka akan terkumpul 11 kursi dan itu sudah cukup mengusung calon walikota dan wakil walilota Semarang.
M Kholidul Adib selaku pengamat politik mengatakan dua partai ini sama-sama berbasis massa umat Islam tetapi beda segmen.
Baca Juga: Jelang Konferwil GP Ansor Jateng, Gus Rozin: Jangan Fokus pada Suksesi
Secara umum konstituen PKB lebih dominan dari kalangan muslim tradisionalis pesantren, sedangkan konstituen PKS dominan dari kalangan muslim modernis.
"Namun kita tidak tahu apakah kedua partai ini benar-benar akan koalisi atau masih sebatas penjajakan," ujar Adib pada Sabtu (20/7/2024).
Bagi Adib, jika PKB dan PKS benar-benar berkoalisi maka akan membuat pertarungan Pilwalikot Semarang semakin seru
Munculnya nama Dico M Ganinduto yang diusung Golkar dan PKS dan jago PDIP yang masih digodok, lanjutnya, maka mestinya situasi ini membuat PKB dan PKS lebih percaya diri.
Khususnya untuk menampilkan sosok yang bisa diusung sebagai kandidat calon walikota dan wakil walikota dalam Pilwalikot Semarang 2024.
"Apalagi di saat partai-partai berbasis massa nasionalis sekarang dalam kondisi terbelah," ujar Adib.
Keterbelahan tersebut dapat dilihat saat ini PDIP versus Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang di dalamnya ada Golkar, Gerindra, Demokrat, PSI dan PAN.
Maka menurut Adib koalisi PKB dan PKS akan menjadi alternatif sekaligus solusi menghindari keterbelahan masyarakat yang semakin meruncing.
Kedua partai Islam ini diharapkan dapat unjuk gigi agar publik tidak terpolarisasi pada dua kutub saja (PDIP vs KIM).
"Kedua partai ini akan dahsyat jika dapat menyatukan basis pemilihnya dan mengambil basis pemilih kalangan nasionalis sehingga dapat memenangkan Pilwalikot Semarang sekarang tinggal mencari figur yg tepat yang akan diusung," tutup Adib.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






