Jateng

PDIP Solo Menghadapi Krisis Kepemimpinan Jelang Pilkada Solo 2024, Bisa Terkena Pukulan Telak dari Gibran

Theo Adi Pratama | 17 Maret 2024, 11:52 WIB
PDIP Solo Menghadapi Krisis Kepemimpinan Jelang Pilkada Solo 2024, Bisa Terkena Pukulan Telak dari Gibran

AKURAT.CO, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Solo saat ini sedang menghadapi tantangan berat dalam menemukan figur kuat yang akan maju sebagai calon wali kota dan calon wakil wali kota dalam Pilkada Solo 2024.

Hingga saat ini, hanya ada tiga kader PDIP yang berpotensi untuk menjadi pemimpin Kota Solo.

Ketiganya adalah Sekretaris DPC PDIP Solo sekaligus Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa; Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Solo, Her Suprabu; dan Caleg DPRD Solo, Rheo Yuliana Fernandez.

Baca Juga: HARI INI Jalur Pantura Kembali LUMPUH Terendam Banjir, Cek Jalur Alternatif Semarang Purwodadi Demak Kudus

Namun, menurut Psikolog Politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Moh Abdul Hakim, ketokohan ketiga kader tersebut masih terbatas secara lokal.

Pengaruh mereka belum cukup kuat di tingkat kota Solo, dan popularitas serta keterpilihan mereka lebih dominan di lingkaran mereka sendiri.

Abdul Hakim juga mengungkapkan bahwa jika PDIP memaksakan untuk mengusung kader lokal, kemungkinan besar partai tersebut akan kembali terkena pukulan dari Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo petahana.

Baca Juga: Viral! Kepanikan Warga Saat Tanggul Desa Tugu Ngemplik Demak Kembali Jebol

Mengingat perselisihan antara Gibran dan PDIP pada Pemilihan Umum 2024, posisi keduanya diperkirakan akan kembali berseteru dalam kontestasi politik di Solo.

Dia juga memprediksi tiga skenario yang mungkin disiapkan oleh Gibran Rakabuming Raka jika benar-benar mengusung KGPAA Mangkunagoro X atau Gusti Bhre sebagai calon wali kota Solo.

Skenario yang pertama bisa saja Bhre mencari dukungan dari partai mayoritas seperti PDIP.

Baca Juga: Taman Balekambang Setelah Revitalisasi: Keindahan Alam dan Kearifan Lokal yang Terpatri di Kota Solo

Untuk skenario lainnya adalah Bhre mencari dukungan dari partai-partai lain seperti Gerindra, Golkar, PSI, dan lainnya.

Lalu pada skenario ketiga adalah Bhre maju sebagai calon wali kota melalui jalur independen.

Apapun skenario yang akan digunakan nantinya, yang pasti pada Pilkada Solo 2024 menjadi pertarungan politik yang sengit dan menarik untuk diikuti oleh masyarakat Solo.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.