KP2KKN Jateng: Usulan Musrenbang RT dari Agustin-Iswar, Gebrakan yang Bagus dalam Tata Kelola Pemerintahan

Akurat.co - Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah memberikan apresiasi kepada Calon Wakil Wali Kota Semarang nomor urut 01, Iswar Aminuddin di debat putaran kedua, Jum'at malam (8/11/2024).
Dalam debat tersebut, Iswar Aminuddin memberikan usulan untuk diadakan Musrenbang Tingkat RT berkaitan dengan program dana RT yang akan direalisasikan jika dirinya terpilih.
Sekretaris KP2KKN Jateng, Ronny Maryanto mengungkapkan usulan Iswar tersebut merupakan terobosan bagus untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
"Ini suatu terobosan yang baik untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel karena Musrembang tingkat RT ternyata sudah dilakukan di beberapa daerah seperti di Kalimantan Utara," kata dia, Sabtu (9/11/2024).
Terlebih, lanjut Ronny, di visi misi Paslon nomor urut 01, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin ada program unggulan pemberian bantuan operasional kas RT sebesar Rp25 juta per RT tiap tahun.
Untuk merealisasikan program tersebut dibutuhkan Musrenbang atau istilah lain yang sama di tingkat RT.
Dengan demikian, dana Rp25 juta akan bisa dimanfaatkan warga sesuai kebutuhannya, bukan sekadar keinginan dari ketua maupun pengurus RT.
"Jadi seluruh warga tahu pemanfaatan uang itu untuk apa dan memang berdasarkan kebutuhan warga, tidak hanya usulan dari pengurus RT. Lewat Musrenbang RT ini, seluruh warga mengetahui dan punya hak untuk mengusulkan penggunaan anggaran Rp25 juta itu sehingga kebutuhan dasar warga bisa terpenuhi," beber dia.
Lebih lanjut, Ronny menyampaikan selama ini Rembug Warga tingkat RW di Kota Semarang masih minim dan tidak berjalan efektif lantaran mepetnya waktu penganggaran. Warga, melalui pengurus RW hanya disodori blanko usulan untuk nantinya dibahas di Musrembang tingkat kelurahan
"Kalau Musrenbang tingkat RT atau bahasa lain belum dilaksanakan karena tidak kewajiban secara khusus untuk melaksanakan Rembug Warga di tingkat RT
Di sisi lain, Ronny juga menyoroti Musrenbang tematik yang telah berjalan di Kota Semarang. Meski masih sebatas di kalangan perempuan dan anak, Musrenbang tematik diharapkan bisa menyasar sektor lain yang memang butuh perhatian lebih dari pemerintah.
"Ketika sampai hari ini Kota Semarang menghadapi persoalan rob dan banjir maka itu bisa dibahas perencanaan penanganan maupun penganggarannya lewat Musrembang tematik rob dan banjir," jelas Ronny.
"Tadi ada juga usulan tentang Musrembang kepemudaan dan disabilitas sehingga nantinya Musrembang akan lebih fokus pada kebutuhan masyarakat," sambungnya.
Baik itu Musrenbang tingkat RT maupun tematik, Ronny menegaskan perencanaan pembangunan memang harus sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Juga sebagai perwujudan transparansi anggaran dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Diketahui, dalam debat putaran kedua Pilkada 2024 yang digelar KPU Kota Semarang di Hotel Patra Jasa, Jumat (8/11) malam, Iswar Aminuddin mengungkapkan perlunya Musrenbang tingkat RT lantaran pihaknya ada program Rp25 juta per RT tiap tahun.
Namun ide itu dibantah calon wakil wali kota nomor urut 02, Joko Santoso. Joss, sapaannya, menyebut jika Musrenbang level terendah hanya ada di tingkat kelurahan.
"Kalau di level RW namanya Rembug Warga, kalau di tingkat RT namanya Prarembug Warga. Harusnya Pak Iswar paham itu, jangan sampai membodohi masyarakat terkait Musrenbang sampai tingkat RT, tidak ada itu," katanya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal








