Persipur Purwodadi Terancam Absen di Liga 4, Pendanaan Jadi Kendala Utama

AKURAT.CO, Kompetisi Liga 4 regional Jawa Tengah akan segera dimulai, menyusul pelaksanaan kompetisi serupa di Jawa Barat dan Jawa Timur.
Namun, hingga saat ini, jumlah tim yang akan berpartisipasi masih belum pasti karena proses pendaftaran masih berlangsung.
Beberapa klub seperti Persibat Batang, Persebi Boyolali, dan Persika Karanganyar telah melakukan persiapan matang untuk menyambut Liga 4 musim ini.
Imral Usman, pelatih yang sebelumnya sukses bersama Persibat Batang, akan kembali memimpin tim sebagai pelatih kepala.
Sementara itu, Persika Karanganyar juga sudah mengumumkan daftar 18 pemain yang siap berkompetisi, termasuk Arlan Agma Dinata, gelandang muda yang sebelumnya bermain untuk PSS Sleman.
Masalah Pendanaan Hambat Keikutsertaan Persipur Purwodadi
Namun, Persipur Purwodadi, klub sepak bola asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, menyatakan kemungkinan besar tidak akan berpartisipasi dalam kompetisi Liga 4 karena masalah pendanaan.
Ketua Askab PSSI Grobogan, HM Nurwibowo, mengungkapkan bahwa tim tersebut tidak dapat mengikuti kompetisi karena tidak ada dana yang tersedia.
"Tidak ikut, karena tidak ada dana," ujar Bowo pada Sabtu (14/12/2024).
Meski begitu, Bowo menambahkan bahwa Persipur Purwodadi masih membuka peluang untuk tetap ikut Liga 4 jika ada pihak yang bersedia mendanai atau menjadi sponsor.
"Tapi kalau ada donatur yang mau danai sekalian jadi manajernya, kami akan memfasilitasi pendaftarannya," tambahnya.
Sebelumnya, Persipur juga absen dari Piala Soeratin U17 karena masalah yang sama, yakni keterbatasan dana.
Pendaftaran Masih Terbuka Hingga 22 Desember
Masa pendaftaran peserta untuk Liga 4 masih terbuka hingga 22 Desember 2024, memberikan kesempatan bagi tim-tim lainnya untuk mendaftar, termasuk Persipur Purwodadi.
Kompetisi Liga 4 dipastikan akan dimulai pada 4 Januari 2025. Persip Pekalongan sudah memastikan akan ikut serta dalam kompetisi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



