Gempa Magnitudo 5.0 Guncang Kabupaten Bandung Berpusat di Darat

AKURAT.CO, Gempa bumi dengan magnitudo 5.0 mengguncang Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 18 September 2024, pukul 09:41 WIB.
Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer dengan pusat gempa berada di darat, 24 kilometer tenggara Kabupaten Bandung. Meskipun cukup kuat, gempa ini dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Lokasi Gempa:
- 24 km Tenggara Kabupaten Bandung, Jawa Barat
- 25 km Barat Laut Kabupaten Garut, Jawa Barat
- 30 km Tenggara Kota Bandung, Jawa Barat
- 37 km Tenggara Kota Cimahi, Jawa Barat
- 147 km Tenggara Jakarta, Indonesia
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Siap Hadapi Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Kondisi di Beberapa Wilayah Saat Terjadinya Gempa:
-
Kabupaten Bandung:
Gempa dirasakan cukup kuat selama 3 hingga 5 detik. Masyarakat sempat panik dan berhamburan keluar rumah.BPBD Kabupaten Bandung langsung melakukan pemantauan terhadap situasi pasca-gempa untuk memastikan kondisi aman.
-
Kabupaten Garut:
Gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama 3 hingga 5 detik. Meski terasa, masyarakat tidak menunjukkan kepanikan yang berarti. BPBD Kabupaten Garut terus memantau perkembangan situasi. -
Kabupaten Bandung Barat:
Guncangan gempa terasa sedang selama 3 hingga 5 detik. Masyarakat tetap tenang dan tidak mengalami kepanikan.BPBD Kabupaten Bandung Barat melakukan pemantauan pasca-gempa untuk memastikan keselamatan warga.
-
Provinsi Jawa Barat:
Secara keseluruhan, gempa terasa sedang dengan durasi sekitar 2 hingga 3 detik di berbagai wilayah Jawa Barat. Beberapa warga sempat panik dan keluar dari rumah.BPBD Provinsi Jawa Barat segera memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Langkah Tanggap Darurat: Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB dan BPBD di seluruh wilayah terdampak terus memantau kondisi pasca-gempa dan memastikan tidak ada kerusakan signifikan maupun korban.
Hingga saat ini, belum ada laporan terkait kerugian materiil atau korban jiwa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?






