Tiru Serial Anime Captain Tsubasa, Fakta Unik Marselino Ferdinan dan Witan Sulaiman Sebut Diri Mereka ‘Duo Tachibana’

AKURAT.CO JATENG - Tiru Serial Anime Captain Tsubasa, Marselino Ferdinan dan Witan Sulaiman Sebut Diri Mereka ‘Duo Tachibana’.
Dua punggawa Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Witan Sulaiman menjadi duo lini serang Timnas yang cukup merepotkan lawan.
Keduanya main sangat gemilang di gelaran AFC Cup 2023 U-23 di Qatar. Marselino dan Witan memberikan kontribusi yang baik dalam membawa Skuad Garuda masuk ke 4 besar di ajang tersebut.
Marselino Ferdinan dikenal dengan gocekan-gocekan maut, sedangkan Witan juga dikenal dengan akselerasinya yang cepat dan tajam.
Marselino dan Witan juga menjadi andalan Coach Shin Tae Yong di 4 laga terakhir di gelaran AFC Cup 2023 U-23.
Kekompakan mereka tak hanya di dalam lapangan saja. Marselino dan Witan juga kompak di luar lapangan.
Beberapa waktu yang lalu di laman Instagram pribadinya, Marselino Ferdinan membagikan potret dirinya bersama Witan Sulaiman.
Dalam foto tersebut terdapat komentar unik yang ditulis Marselino, dia menyebut duet dirinya bersama Witan dengan “Duo Tachibana”.
Komentar itu lalu dibalas Witan Sulaiman dengan kata “HAHAHAH”.
Keduanya menggunakan jersey warna biru, yang memang bukan jersey resmi Timnas Indonesia. foto tersebut dalam rangka iklan sebuah produk minuman.
Lewat unggahan foto itu Marselino dan Witan ingin menunjukan seolah mereka mirip dengan Duo Tachibana. Lalu siapa Duo Tachibana ini?
Nama ‘Duo Tachibana’ merujuk kepada 2 karakter yang muncul di serial anime Captain Tsubasa.
Dalam anime bertemakan sepak bola ini, diceritakan Duo Tachibana adalah 2 orang pemain bola kembar yang menjadi lawan Tsubasa saat turnamen antar sekolah di Jepang.
Nama asli mereka adalah Kazuo Tachibana dan Masao Tachibana. Kedua bermain di tim Hanawa FC.
Dalam ceritanya, walaupun tubuh mereka relatif pendek hanya 163 cm, tapi keduanya jago bermain di bola-bola atas.
Si kembar ini juga punya teknik akrobat yang sangat menyulitkan lini belakang lawan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








