PSSI Tak Main-main, Jatuhkan Denda 100 Juta ke Persita Tangerang Atas Pelanggaran Keamanan

AKURAT.CO, Komite Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi mengumumkan hukuman untuk klub Persita Tangerang menyusul insiden yang terjadi dalam pertandingan melawan Borneo FC Samarinda pada tanggal 2 Maret 2024, dalam kompetisi Liga 1 musim 2023/2024.
Insiden tersebut mencakup pelemparan kemasan minuman, penyalaan flare sejumlah 8 buah, serta beberapa penonton yang memasuki area lapangan pertandingan, menunjukkan pelanggaran serius terhadap aturan keamanan.
Detil Insiden dan Sanksi untuk Persita Tangerang
Dalam laga yang dihelat di stadion kandang Persita, tindakan tidak terpuji dari segelintir penonton menciptakan situasi berbahaya baik untuk pemain, ofisial, maupun penonton lainnya.
Baca Juga: Sanksi Keras PSSI untuk Wahyudi Setiawan Hamisi Atas Insiden di Pertandingan Persebaya vs PSS Sleman
Sebagai tanggapan atas perilaku tersebut, PSSI melalui Komite Disiplinnya, menetapkan sanksi yang terdiri dari:
Penutupan Sebagian Stadion:
Persita Tangerang diharuskan menutup Tribun Timur bagian Utara stadionnya untuk satu pertandingan saat mereka menjadi tuan rumah.
Denda Finansial:
Klub juga dijatuhi denda sebesar Rp. 100.000.000,- sebagai sanksi atas insiden tersebut.
Sanksi yang dijatuhkan bertujuan untuk mengirimkan pesan kuat kepada semua klub dan penggemarnya tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan.
Baca Juga: Persiraja Banda Aceh Kena Denda Komdis PSSI, Berikut Rincian Hukumannya
Keamanan di stadion adalah prioritas utama untuk menjamin bahwa sepak bola tetap menjadi pengalaman yang menyenangkan dan aman untuk semua orang.
PSSI berharap sanksi ini dapat mendorong Persita Tangerang dan klub-klub lain di Indonesia untuk bekerja lebih keras dalam mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.
Ini termasuk meningkatkan pengawasan terhadap penonton dan mengedukasi para penggemar tentang perilaku yang bertanggung jawab saat menghadiri pertandingan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal





