Jateng

Berhadiah Tiket Liga 1, Bak Laga Final Semen Padang Wajib Menang atas Malut United di Semifinal Liga 2 Leg Kedua, Agregat Gol Tandang Tak Dihitung

Arixc Ardana | 28 Februari 2024, 20:19 WIB
Berhadiah Tiket Liga 1, Bak Laga Final Semen Padang Wajib Menang atas Malut United di Semifinal Liga 2 Leg Kedua, Agregat Gol Tandang Tak Dihitung

AKURAT.CO, Berhadiah Tiket Liga 1, Bak Laga Final Semen Padang Wajib Menang atas Malut United di Semifinal Liga 2 Leg Kedua, Agregat Gol Tandang Tak Dihitung

Laga wajib menang atas Malut United bakal diakoni Semen Padang pada leg kedua Semifinal Liga 2 2024 yang berlangsung Kamis 29 Februari pukul 19.00 WIB, sebab keunggulan gol tandang dihitung

Bertanding dihadapan para pendukung di Stadion Stadion H. Agus Salim Padang, Semen Padang harus bertanding layaknya laga final, sebab pemenang babak semifinal dipastikan meraih tiket Liga 1 2024/2025

Baca Juga: Tidak Ada Hasil Seri di Leg Kedua Semifinal Liga 2, Semen Padang vs Malut United Harus Siap Jalani Perpanjangan Waktu - Adu Penalti

Pada leg kedua Semifinal Liga 2 kali ini, tidak mengenal hasil seri, sebab pada leg pertama kedua tim sudah meraih hasil imbang 1-1

Sehingga dipastikan pada leg kedua laga Semen Padang vs Malut United akan ada tim yang meraih kemenangan, untuk menentukan siapa yang berhak maju ke babak Final sekaligus meraih satu tiket Liga 1 musim 2024/2025

Jika dalam pertemuan kedua ini kembali bermain imbang, berapapun skor yang terjadi, maka laga Semen Padang vs Malut United akan dilanjutkan dengan babak extra time atau babak tambahan

Jika tetap imbang, maka pertandingan akan dilanjutkan dengan babak adu penalti, hingga didapat satu tim pemenang.

Diketahui, dalam leg pertama yang digelar di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (25/2) malam, Semen Padang berhasil meraih hasil imbang 1-1 melawan tuan rumah Malut United.

Pelatih Semen Padang, Delfiadri, menyatakan bahwa hasil imbang tersebut sudah sesuai dengan target awal timnya, terutama mengingat ketangguhan Malut United di kandangnya sendiri.

"Hasil imbang di leg pertama sudah memenuhi target awal kami. Malut United adalah lawan yang sulit dikalahkan di kandang mereka sendiri," ungkap Delfiadri.

Dengan hasil imbang tersebut, Semen Padang memperoleh modal penting untuk menghadapi laga leg kedua di kandang sendiri.

Delfiadri menegaskan bahwa timnya harus bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan dari Malut United.

"Kami harus bekerja keras dan berpikir keras untuk mengatasi permainan Malut United di leg kedua nanti di Padang," tegasnya.

Semen Padang memiliki catatan yang cukup baik saat bermain di kandang sendiri dalam musim ini.

Dari 9 laga yang telah mereka jalani di kandang, baik di fase grup maupun fase 12 besar, mereka berhasil meraih 6 kemenangan dan 3 hasil imbang.

Catatan tersebut tentu menjadi sumber semangat bagi tim dengan seragam berwarna merah tersebut untuk melanjutkan performa positif mereka di laga kandang.

Selain itu, para suporter setia Semen Padang FC tentu berharap agar striker asing mereka, Ikechukwu Kenneth Ngwoke, dapat kembali berkontribusi di lapangan.

Meskipun absen dalam leg pertama, pemain asal Nigeria tersebut diharapkan dapat kembali memberikan performa terbaiknya dalam pertandingan leg kedua.

Perebutan Tiga Tiket Liga 1

Dua tim yang muncul sebagai pemenang dari babak semifinal akan langsung melaju ke final, sekaligus mendapatkan tiket promosi ke Liga 1.

Sementara satu tiket tersisa, akan diperebutkan dalam pertandingan playoff promosi, melibatkan tim yang kalah pada babak semi final.

Pertandingan babak semifinal di Liga 2 Pegadaian musim ini akan dimainkan dalam sistem 2 leg, yakni pertandingan kandang dan tandang, tanpa menggunakan aturan gol tandang.

Jika agregat gol kedua tim masih sama setelah 90 menit waktu normal di leg kedua, pertandingan akan dilanjutkan ke waktu tambahan (extra time), dan jika belum ditemukan pemenang, akan dilanjutkan dengan adu penalti.

Baca Juga: Alasan Aturan Gol Tandang Dihapus di Semfiinal - Final Liga 2 2024, Semen Padang - PSBS Biak Wajib Cetak Gol Kandang

Sudah menjadi rahasia umum, jika terdapat tren yang muncul di mana tim tuan rumah cenderung menerapkan taktik yang lebih bertahan dan kurang terbuka saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri, usai tim tersebut mencetak gol tandang

Hal ini dilakukan untuk menghindari kebobolan gol dari tim lawan yang bermain sebagai tim tamu, dengan harapan tim tuan rumah akan lolos dengan keunggulan selisih gol tandang

Praktik ini tidak hanya mengurangi daya tarik pertandingan, tetapi juga mengurangi efektivitas aturan gol tandang dalam menyeimbangkan faktor keuntungan bermain di kandang bagi sebuah klub

Dengan sejulam pertimbangan tersebut, sehingga aturan gol tandang dihapus di Semiifinal Liga 2 musim ini.

Aturan tersebut juga diterapkan pada babak Final dan perebutan tempat ketiga Liga 2 musim ini

Leg pertama sudah digelar pada tanggal 25 Februari 2024, sementara leg kedua akan dilaksanakan pada tanggal 29 Februari 2024.

Dua klub yang berhasil meraih kemenangan dari babak semifinal akan mendapatkan tiket promosi ke Liga 1 musim 2024/2025, sementara mereka juga akan berduel di babak final Liga 2 Pegadaian 2023/2024.

Pertandingan Final Liga 2 Pegadaian juga akan menggunakan sistem kandang tandang.

Sementara itu, dua klub yang kalah pada babak Semifinal akan tetap berlaga dalam perebutan Peringkat Ketiga Liga 2 Pegadaian 2023/2024.

Mereka juga akan memperebutkan satu tiket promosi ke Liga 1 musim 2024/2025.

Perebutan peringkat ketiga ini juga akan menggunakan sistem pertandingan kandang tandang tanpa aturan gol tandang.

***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.