Jateng

Judo Tunanetra Indonesia Terus Berkembang, Sukses Raih Prestasi di PEPARNAS XVII Solo dan ASEAN Para Games 2023

Afri Rismoko | 12 Oktober 2024, 15:15 WIB
Judo Tunanetra Indonesia Terus Berkembang, Sukses Raih Prestasi di PEPARNAS XVII Solo dan ASEAN Para Games 2023

AKURAT.CO, Judo tunanetra di Indonesia menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Meski cabang ini terbilang baru, Indonesia berhasil mencatatkan prestasi luar biasa di kancah internasional.

Salah satu pencapaian membanggakan adalah menjadi juara umum judo tunanetra pada ASEAN Para Games (APG) 2023 di Kamboja dengan torehan 11 medali emas dan lima perak.

Kesuksesan ini tidak lepas dari peran penting Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) yang rutin diselenggarakan.

Baca Juga: Sam’ani Dilaporkan ke Bawaslu Kudus, Pengamat: Tak Ada Aturan Kampanye yang Dilanggar

Pada PEPARNAS XVII Solo 2024, kembali muncul bibit-bibit baru yang siap bersaing di tingkat internasional, salah satunya adalah atlet muda asal Jawa Barat, Opik Jaya, yang meraih medali emas dalam debutnya di kategori 60 kilogram klasifikasi J2 (low vision).

Technical Delegate Judo Tunanetra PEPARNAS XVII, I Made Suwadarma, menyatakan bahwa PEPARNAS sangat berperan dalam menemukan talenta-talenta muda berbakat.

“Ajang ini dipantau oleh tim pelatih Pelatnas judo tunanetra, dan sudah ada beberapa nama yang terpantau untuk diseleksi ke Pelatnas,” ujarnya saat ditemui di Swiss Bellinn Saripetojo, Solo, Jumat (11/10/2024).

Atlet judo tunanetra asal Jawa Barat, Opik Jaya, berhasil mencuri perhatian dengan meraih medali emas pada debutnya di nomor 60 kilogram klasifikasi J2. Masih berusia 20 tahun, Opik dinilai memiliki potensi besar untuk melanjutkan prestasi seniornya, seperti Tony Ricardo dan Junaedi, yang sudah bersinar di ajang internasional.

Pada PEPARNAS XVII Solo, persaingan ketat terjadi antara kontingen Jawa Barat dan tuan rumah Jawa Tengah di cabang judo tunanetra. Hingga Jumat petang, Jawa Barat memimpin dengan raihan enam emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu, sementara Jawa Tengah menempel dengan perolehan empat emas dan empat perunggu.

Pelatih kepala judo tunanetra Jawa Barat, Yuli Yuliani, mengungkapkan bahwa timnya telah memenuhi target enam emas yang dicanangkan. “Target sudah terpenuhi, bahkan lebih tinggi dibandingkan PEPARNAS Papua sebelumnya. Kami berharap bisa menambah minimal satu emas lagi untuk memastikan juara umum di cabang ini,” ujar Yuli.

Yuli juga mengakui bahwa performa Opik Jaya di PEPARNAS XVII menjadi kejutan tersendiri bagi timnya.

“Opik adalah atlet debutan, awalnya kami tidak memproyeksikannya untuk meraih medali. Namun, luar biasa sekali dia bisa menjadi juara,” katanya. Yuli pun berharap agar atlet-atlet potensial seperti Opik Jaya bisa bergabung di Pelatnas untuk persiapan menghadapi ASEAN Para Games 2025 di Thailand.

Dengan kesuksesan PEPARNAS XVII Solo, Indonesia optimistis akan terus melahirkan atlet-atlet judo tunanetra berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di ajang internasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A