Jelang Laga Terakhir Liga 2, Perserang Serang Dihujani Sanksi Komdis PSSI usai Kericuhan Laga vs PSKC Cimahi, Hukuman Berat Menanti

AKURAT.CO, Jelang Laga Terakhir Liga 2, Perserang Serang Dihujani Sanksi Komdis PSSI usai Kericuhan Laga vs PSKC Cimahi, Hukuman Berat Menanti
Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat bagi Perserang Serang usai terjadi kericuhan pada laga melawan PSKC Cimahi di lanjutan playoff Liga 2 Degradasi pada 21 Januari 2024 lalu
Akibat kericuhan di laga Perserang vs PSKC Cimahi, tuan rumah pun mendapat sanksi denda puluhan juta hingga hukuman berat bagi pelaku yang terlibat kerusuhan tersebut
Baca Juga: Gelombang Sanksi PSSI untuk Pemain Muda: Kekerasan Berujung Denda di EPA Liga 1
Klub Perserang Serang baru-baru ini terlibat dalam serangkaian pelanggaran serius selama pertandingan melawan PSKC Kota Cimahi dalam kompetisi Pegadaian Liga 2 2023-2024 pada tanggal 21 Januari 2024.
Kejadian tersebut menandai momen kontroversial yang mendapat tanggapan tegas dari pihak berwenang.
-
Pelanggaran Tribun:
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2023-2024
- Pertandingan: Perserang Serang vs PSKC Kota Cimahi
- Tanggal Kejadian: 21 Januari 2024
- Jenis Pelanggaran: Beberapa penonton keluar dari tribun dan memasuki lintasan lari stadion.
- Hukuman: Sanksi denda sebesar Rp.25.000.000.
-
Pelemparan Botol Air Mineral:
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2023/2024
- Pertandingan: Perserang Serang vs PSKC Kota Cimahi
- Tanggal Kejadian: 21 Januari 2024
- Jenis Pelanggaran: Pelemparan botol air mineral ke arah bench tim lawan oleh penonton Perserang Serang.
- Hukuman: Sanksi denda sebesar Rp.10.000.000.
-
Pelanggaran oleh Panitia Pelaksana Pertandingan:
- Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2023-2024
- Pertandingan: Perserang Serang vs PSKC Kota Cimahi
- Tanggal Kejadian: 21 Januari 2024
- Jenis Pelanggaran: Abdul Gofur, anggota Panitia Pelaksana Pertandingan, melakukan pemukulan terhadap pemain Tim PSKC Kota Cimahi.
- Hukuman: Sanksi larangan beraktivitas di lingkungan sepakbola selama 6 (enam) pertandingan, sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.
Keputusan Komite Disiplin Pegadaian Liga 2 ini menunjukkan ketegasan dalam menangani insiden di lapangan.
Sanksi yang diberikan bertujuan untuk memberikan pembelajaran dan mengajak seluruh pihak terlibat dalam sepak bola untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan keamanan selama pertandingan.
Kepatuhan terhadap aturan dan etika harus diutamakan demi integritas dan kelangsungan kompetisi sepak bola nasional.
Hukuman ini tak pelak menjadi tamparan keras bagi Perserang Serang yang akan menggelar pertandingan terakhir di playoff Liga 2 Degradasi yang berlangsung pada Jumat 2 Februri 2024
Di laga penentuan tersebut, Perserang Serang akan bertandang ke markas Sriwijaya FC, yang sebelumnya sudah dipastikan bertahan di Liga 2 musim depan
Jika Perserang mampu meraih kemenangan atas Sriwijaya FC pada pekan ke-6 atau pertandingan terakhir Liga 2 Degradasi, maka dipastikan klub kebanggan masyarakat Serang Banten tersebut akan bertahan di Liga 2 musim depan
Namun jika Perserang kalah melawan Sriwijaya FC, sementara di laga lainnya PSKC Cimahi mampu menang atas Sada Sumut, maka dipastikan Perserang akan terdegradasi ke Liga 3
Sementara jika laga Perserang vs Sriwijaya FC berakhir dengan hasil imbang, sedangkan PSKC Cimahi menang atas Sada Sumut
Maka poin Perserang dan PSKC Cimahi sama, yakni 10 poin, sehingga kelolosan akan ditentukan dengan head to head dan agregat gol.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






