Jateng

Akselerasi Peningkatan Kemampuan Pesepak Bola Putri, MilkLife Soccer Challenge 2023 Batch 3 Digelar

Arixc Ardana | 16 Desember 2023, 07:02 WIB
Akselerasi Peningkatan Kemampuan Pesepak Bola Putri, MilkLife Soccer Challenge 2023 Batch 3 Digelar

AKURAT.CO KUDUS, Supersoccer Arena Rendeng Kudus Jawa Tengah, kembali menjadi saksi bergulirnya MilkLife Soccer Challenge 2023 Batch 3 pada tanggal 15-17 Desember 2023.

Pada batch ketiga turnamen sepak bola putri ini, terlihat sebuah inovasi menarik yang tidak hanya menghadirkan ketangguhan para pesepak bola putri, tetapi juga mendorong akselerasi peningkatan kemampuan mereka.

Melibatkan pemain putra dalam pertandingan 7 vs 7, dengan komposisi lima pemain putri dan dua pemain putra dalam satu tim, menjadikan turnamen MilkLife Soccer Challenge 2023 Batch 3 menciptakan suasana kompetitif yang unik.

Baca Juga: Sejarah Panjang Stasiun Solo Balapan: Dari Lokasi Pacuan Kuda Hingga Adanya Fasilitas Modern

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menjelaskan bahwa keputusan untuk melibatkan pemain putra dalam tim pesepak bola putri adalah bagian dari strategi akselerasi.

Bertanding bersama anak laki-laki diharapkan dapat membantu pesepak bola putri mengembangkan teknik bermain, sportivitas, jiwa kompetitif, dan daya juang.

Pendekatan ini, yang sudah diterapkan di Jepang dan Amerika dalam pembinaan sepak bola putri di sekolah-sekolah, bertujuan memberikan kesempatan kepada para siswi untuk tumbuh menjadi pesepak bola putri profesional.

"Kehadiran para pemain putra ini akan meningkatkan teknik, sportivitas, jiwa kompetitif, dan daya juang para siswi dalam mengolah si kulit bundar," ujar Yoppy dalam sesi temu media yang diadakan pada Jumat (15/12/2023).

Baca Juga: Keberuntungan dan Tantangan Weton Sabtu Legi Dalam Primbon Jawa: Karakter, Cinta, Karier, dan Rezeki

Perubahan komposisi pemain bukanlah satu-satunya inovasi pada MilkLife Soccer Challenge 2023 Batch 3.

Peserta turnamen kali ini adalah siswi hasil talent scouting pada Batch 2 yang diselenggarakan pada akhir Agustus.

Dengan demikian, para peserta tidak bertanding atas nama sekolah, melainkan membentuk tim lintas sekolah dengan komposisi yang telah ditentukan.

Selain itu, untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal bangsa, tim-tim dalam turnamen ini memakai nama tokoh-tokoh pewayangan seperti Nakula, Sadewa, Arjuna, Srikandi, Abimanyu, hingga Shinta.

Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan menciptakan rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia.

Durasi pertandingan tetap konsisten dengan format sebelumnya, yaitu 2x10 menit dengan waktu istirahat selama 5 menit.

Total peserta turnamen ini mencapai 478 anak usia dini, terdiri dari 324 putri dan 154 putra, yang berasal dari Kudus dan Jepara.

Nugroho Santoso, Marketing Manager Global Dairi Alami, menyatakan bahwa konsistensi MilkLife dalam menggelar turnamen ini adalah bagian dari upaya untuk menyehatkan generasi muda Indonesia dengan asupan nutrisi yang bergizi.

"Sesuai dengan tagline MilkLife #BeraniMinumSusu, ratusan peserta yang mengikuti MilkLife Soccer Challenge 2023 Batch 3 diharapkan berani bermain sepak bola demi menggapai cita-cita sebagai pesepak bola profesional di masa mendatang," kata Nugroho.

Sebelum memasuki pertandingan selama tiga hari pada 15-17 Desember 2023, seluruh tim U-10 maupun U-12 telah menjalani latihan rutin selama sekitar dua bulan.

Meski komposisi pemain campuran putra dan putri dalam tim pembinaan sepak bola masih terbilang jarang di Indonesia, Timo Scheunemann, pelatih sepak bola dengan lisensi UEFA A di Koeln, Jerman, menegaskan bahwa kesempatan tersebut merupakan bagian dari strategi akselerasi yang tepat untuk perkembangan bakat pesepak bola putri.

"Tak hanya sebagai pembaruan dalam pertandingan, tetapi juga agar para peserta, terutama siswi, terus berkembang dan menunjukkan potensi terbaik mereka. Berolahraga dengan ditopang asupan kaya nutrisi yang tepat seperti MilkLife dapat membantu tumbuh kembang anak menjadi lebih sehat," kata Nugroho.

Selain dukungan dari Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife, Bank Swasta terkemuka di Indonesia, BCA, juga ikut memberikan dukungan bagi pengembangan sepak bola putri.

Baca Juga: Rekomendasi Destinasi Wisata Solo dengan Bujet Rp 1 Juta: Sejarah, Budaya, dan Alam yang Memesona

BCA berkomitmen memberikan tabungan pendidikan untuk para pemenang MilkLife Soccer Challenge hingga akhir Desember 2024, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi atlet sepak bola putri dan dukungan dalam memajukan olahraga ini di Indonesia.

BCA juga menyediakan flazz spesial edisi MilkLife Soccer Challenge yang dapat dibeli di Supersoccer Arena, Kudus.

“Kami berharap olahraga sepak bola putri di Indonesia dapat terus berkembang dan semakin menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Selain itu, kami juga berharap MilkLife Soccer Challenge dapat menjadi ajang pengembangan atlet sepak bola putri Tanah Air, serta dapat terus memberikan dorongan nyata bagi pemain muda untuk meraih prestasi terbaik, baik di lapangan maupun di luar lapangan,” tutur Fandy, Vice President BCA.

Baca Juga: Menyingkap Rahasia Weton Sabtu Legi Dalam Primbon Jawa: Aura Positif, Karakter Kuat, dan Kesuksesan Hidup

Selain menggelar turnamen MilkLife Soccer Challenge secara berkala, MilkLife dan Djarum Foundation juga aktif dalam menyelenggarakan coaching clinic dengan para guru olahraga di tingkat sekolah dasar.

Hingga akhir 2023, lebih dari 245 guru di berbagai kota besar di Indonesia telah mengikuti pelatihan ini yang dipandu langsung oleh Coach Timo Scheunemann.

Dengan berbagai inovasi dan dukungan yang diberikan, MilkLife Soccer Challenge 2023 Batch 3 menandai komitmen kuat untuk membina bakat dan mencetak generasi pesepak bola putri yang berkualitas, sekaligus meningkatkan standar sepak bola putri di Indonesia.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.