KAI Daop 4 Semarang Siapkan 501 Ribu Kursi Dukung Diskon 30 Persen Angkutan Lebaran 2026

JATENG.AKURAT.CO, Pemerintah kembali menggulirkan stimulus ekonomi melalui sektor transportasi dengan memberikan diskon tarif kereta api sebesar 30 persen selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas mudik dan arus balik.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan total 501.239 tempat duduk untuk melayani penumpang selama periode Lebaran.
Jumlah itu terdiri dari 174.352 kursi untuk kereta api keberangkatan awal dari wilayah Daop 4 serta 326.887 kursi untuk kereta api yang melintas di wilayah operasional tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan bahwa kesiapan kapasitas ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap program pemerintah sekaligus komitmen KAI dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.
“Program stimulus ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih terjangkau. KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan kapasitas tempat duduk yang memadai serta memastikan operasional perjalanan kereta api tetap aman dan lancar selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Luqman, Rabu (12/2/2026).
Diskon tarif 30 persen tersebut berlaku untuk kelas ekonomi komersial dan dipasarkan secara bertahap mulai 10 Februari 2026 melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra resmi lainnya.
Pembelian tiket dengan tarif diskon dapat dilakukan mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026, dengan periode keberangkatan pada 14 hingga 29 Maret 2026.
KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan membeli tiket melalui kanal resmi agar memperoleh kepastian tempat duduk serta kenyamanan selama mudik dan balik Lebaran 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







