Tragedi Sebelum Study Tour, Siswa MAN 1 Brebes dan Ibu Tewas Tertabrak Truk

JATENG.AKURAT.CO, Seorang siswa MAN 1 Brebes dan ibunya tewas setelah motornya tertabrak truk di traffic light simpang empat Gereja, pada Minggu (7/12) pagi.
Siswa bernama Raj Nu'man kelas XI MAN 1 Brebes bersama ibunya Nur Indrayani merupakan warga Desa Kebasen, RT 12 RW 3, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Brebes, Iptu Syaeful Hidayat membenarkan kejadian tersebut.
Ia mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi yang melibatkan truk dengan sepeda motor.
Melansir dari akun @updatebrebes, kronologi berawal saat dari truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi K 8681 OC melaju dari arah barat ke timur.
Saat lampu merah menyala di traffic light simpang empat gereja, truk tidak menghentikan kendaraan tapi malah melaju kencang.
Pada saat bersamaan, dari arah selatan muncul motor Honda Vario bernomor polisi G 3263 BBF yang dikendarai kedua korban melaju ke utara.
Karena jarak yang terlalu dekat, truk langsung menabrak motor korban hingga jatuh ke badan jalan.
Benturan keras menyebabkan kepala siswa MAN 1 Brebes dan ibunya mengalami memar dan langsung dilarikan ke RSUD Brebes.
"Awalnya truk melaju dari barat ke timur, sesampainya di perempatan gereja lampu merah menyala, tapi truk tidak berhenti. Bersamaan dengan itu, motor korban menyeberang dari dari arah selatan ke utara, dan tabrakan tak dapat dihindari," kata Iptu Syaeful Hidayat.
Beberapa jam setelah mendapatkan perawatan, kedua korban akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB.
Humas MAN 1 Brebes, Kusrisah, membenarkan jika muridnya Raj Nu'man dan ibunya meninggal dunia.
"Benar, itu siswa MAN 1 Brebes dan ibunya meninggal karena kecelakaan," jelasnya.
Ia mengungkapkan, bahwa siswa kelas XI MAN 1 Brebes direncanakan akan mengikuti study tour ke Bali selama 5 hari, dan korban juga rencananya juga akan ikut.
"Mungkin korban diantar oleh ibunya saat akan berangkat ke sekolah," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







