Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Warung Angkringan, Diduga Terkena Serangan Jantung

JATENG.AKURAT.CO, Seorang warga Padukuhan Legundi, Kelurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang, Gunungkidul, ditemukan meninggal dunia di warung angkringan miliknya, pada Sabtu (8/11).
Pria yang bernama Hardo (69) tersebut meninggal, diduga karena mengalami serangan jantung.
Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco mengatakan, bahwa kejadian tersebut bermula saat saksi bernama Dwi curiga.
Dwi yang mempunyai warung di sebelahnya tidak melihat korban beraktivitas seperti biasanya.
Dwi lantas mendatangi warung milik korban yang saat itu sedang dalam posisi tertidur. Saat ditemukan tubuh korban sudah tampak pucat dan membiru.
"Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Panggang. Kami bersama tim medis Puskesmas Panggang langsung menuju ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap korban," katanya seperti yang dilansir dari akun @merapi_uncover.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Korban dinyatakan meninggal dunia diduga karena mengalami serangan jantung.
Pihak keluarga juga membenarkan jika korban mempunyai riwayat penyakit jantung.
Pihak keluarga pun menerima kejadian ini sebagai musibah, sementara itu jenazah korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





