Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Nglanduk Madiun, Diduga Berjenis Kelamin Perempuan

JATENG.AKURAT.CO, Warga Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun digegerkan dengan penemuan kerangka manusia, di kawasan hutan Petak 202A RPH Bludru BKPH Mojorayung, Dusun Bribis.
Kerangka manusia yang ditemukan pada Kamis (6/11) tersebut diduga berjenis kelamin perempuan.
Kapolsek Wungu, AKP Agus Priyanto mengatakan, kerangka manusia tersebut ditemukan warga yang sedang mencari kroto di sekitar hutan pada pukul 06.00 WIB.
"Sekitar jam enam pagi warga sekitar hutan melaporkan kepada kami terkait penemuan kerangka mayat di area hutan wilayah Desa Nglanduk," katanya seperti yang dilansir dari akun @madiun_info.
Petugas gabungan dari SPKT dan tim Inafis Polres Madiun langsung turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi.
Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah bagian tulang yang tidak utuh, termasuk tengkorak, dua gigi, serta satu buah bra.
"Dari temuan bra tersebut, dugaan sementara kerangka itu berjenis kelamin perempuan. Namun demikian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak Inafis," jelasnya.
Di sekitar lokasi penemuan kerangka manusia tersebut hanya ditemukan bra, dan tidak ditemukan pakaian lainnya.
Seluruh bagian tulang yang ditemukan kemudian dievakuasi dan sementara dititipkan di RS Paru Dungus untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut.
Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui, dan hanya tercatat sebagai Mrs X.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor ke pihak kepolisian, agar bisa dicocokkan dengan hasil pemeriksaan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



