Vario vs Supra, Seorang Bidan di Sragen Meninggal Dunia di Miri Sragen

JATENG.AKURAT.CO, Kecelakaan maut melibatkan dua motor terjadi di Jalan Wonorejo-Geneng, tepatnya di Dukuh Kedungwaru RT 017, Desa Geneng, Kecamatan Miri, Sragen, pada Minggu (2/11).
Seorang bidan bernama Ria Astri Angga Riyanti asal Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen meninggal dunia di lokasi kejadian, usai Honda Vario yang dikendarainya menabrak Honda Supra.
Melansir dari akun @sragenkita, satu orang pengendara motor Honda Supra mengalami luka berat, dan langsung dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kasatlantas Polres Sragen, Iptu Kukuh Tirto Satria Leksono mengatakan, kecelakaan lalu lintas di Miri tersebut masuk klasifikasi lakalantas berat.
"Berdasarkan hasil olah kejadian perkara, sepeda motor Honda Supra berjalan dari utara ke selatan. Sementara Honda Vario melaju dari arah berlawanan. Mendekati lokasi kejadian, pengendara Honda Supra hendak belok ke kanan. Karena jarak yang sudah dekat, diduga pengendara Vario tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga menabrak Honda Supra," katanya, Senin (3/11).
Akibat kejadian tersebut, pengendara Honda Vario mengalami luka berat dan meninggal di lokasi kejadian.
Sementara pengendara Honda Supra mengalami luka di kepala, dan dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







