Optimalkan JKN dengan Percepatan Digitalisasi Layanan Publik Kunjungan Spesifik Komisi II DPR RI

JATENG.AKURAT.CO, Dalam upaya mewujudkan tingkat efektivitas pelayanan kepada peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Salah satu upaya untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat adalah dengan memberikan layanan administrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) bagi Kabupaten atau Kota yang sudah memiliki fasilitas MPP.
Kelompok Kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kabupaten Semarang dalam rangka percepatan sistem digitalisasi di lingkup pemerintahan daerah.
Kunjungan yang diwakili oleh Anggota Komisi II DPR RI, M. Toha, ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan publik, serta meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan yang diberikan, Rabu (17/9/2025)
Dalam kunjungannya ke MPP Kabupaten Semarang, Toha memberikan apresiasi tinggi kepada BPJS Kesehatan. Beliau memuji inisiatif BPJS Kesehatan yang menyediakan layanan administrasi langsung di MPP, terutama untuk peserta JKN yang kesulitan menjangkau kantor cabang karena kendala jarak. Menurut Toha, kehadiran layanan ini sangat membantu masyarakat dalam mengakses hak-hak mereka dengan lebih mudah.
“Saya sangat mengapresiasi BPJS Kesehatan dalam menyediakan layanan administrasi langsung di sini sangatlah membantu, terutama bagi peserta JKN yang selama ini terkendala jarak untuk datang ke kantor cabang. Kehadiran layanan seperti ini sungguh mempermudah masyarakat dalam mengakses hak-hak mereka,” tutur Toha.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, turut menjelaskan pentingnya MPP ini bagi masyarakat. Menurutnya, MPP menyediakan berbagai pilihan bagi warga yang ingin mengurus administrasi dari berbagai instansi, dan kehadiran BPJS Kesehatan di sana menjadi salah satu fasilitas yang paling membantu.
“Ini sangatlah penting bagi masyarakat Jawa Tengah. Di sini, warga bisa mengurus berbagai keperluan administrasi dari beragam instansi. Kami menilai, kehadiran BPJS Kesehatan di MPP ini menjadi salah satu fasilitas yang paling membantu dan memberikan kemudahan yang luar biasa bagi peserta JKN,” ujar Lutfi.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha, menjelaskan bahwa MPP ini merupakan salah satu inovasi daerah untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.
Saat singgah di stan BPJS Kesehatan, Ngesti menyampaikan bahwa petugas di sana menunjukkan pemahaman yang baik terhadap produk dan informasi yang dibutuhkan, baik untuk pendaftaran baru maupun administrasi bagi peserta JKN.
“Saat berkeliling di stan BPJS Kesehatan dan melihat langsung bagaimana petugas melayani. Saya sangat terkesan, karena mereka benar-benar memahami produk dan informasi yang dibutuhkan, baik untuk pendaftaran baru maupun layanan administrasi bagi peserta JKN. Ini bukti nyata komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Ngesti.
Pihak-pihak terkait berharap inovasi ini dapat terus berjalan dengan baik dan mampu beradaptasi dengan perkembangan era digitalisasi.
Meskipun demikian, mereka menyadari adanya tantangan, terutama terkait kondisi geografis Kabupaten Semarang yang sebagian besar berupa pegunungan.
Kondisi ini membuat ketersediaan akses internet masih menjadi kendala utama bagi sebagian masyarakat. Harapannya, kendala ini dapat teratasi seiring dengan percepatan digitalisasi yang terus digalakkan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan, menyampaikan bahwa ikut sertanya BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan di MPP Kabupaten Semarang tersebut merupakan bentuk nyata hubungan yang baik antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang dalam memberikan layanan administrasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Semarang.
“Selama ini, saya rasa kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang sudah membuahkan hasil yang baik dan berjalan dengan lancar. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya kami dengan baik di MPP Kabupaten Semarang ini untuk dapat melayani masyarakat di Kabupaten Semarang yang akan melakukan pengurusan administrasi Program JKN,” ujar Subkhan.
Selain pelayanan administrasi di MPP Kabupaten Semarang, Subkhan juga mengimbau masyarakat untuk dapat memanfaatkan kanal layanan non tatap muka yang telah disediakan oleh BPJS Kesehatan.
Pelayanan administrasi ini dapat diakses dengan menghubungi Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) 08118165165, Aplikasi Mobile JKN, dan BPJS Kesehatan Care Center 165.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



