Jateng

Situasi Demonstrasi Makin Memanas, Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Berharap Situasi Segera Membaik

Arixc Ardana | 30 Agustus 2025, 20:33 WIB
Situasi Demonstrasi Makin Memanas, Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Berharap Situasi Segera Membaik

JATENG.AKURAT.CO - Situasi Demonstrasi Makin Memanas, Bek Timnas Indonesia Jordi Amat Berharap Situasi Segera Membaik. Cek selengkapnya di artikel ini. 

Bek Persija Jakarta sekaligus Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat, berharap situasi demonstrasi berujung ricuh yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota di Indonesia segera mereda. 

Pemain Timnas Indonesia itu berdoa semoga ada solusi untuk menyelesaikan persoalan yang berlangsung.

Baca Juga: Thom Haye Pindah ke Persib Bandung, Jordi Amat Beri Tanggapan: Saya Doakan Terbaik Untuknya

Kerusuhan dan demonstrasi masih berlangsung sejak Kamis (28/8/2025) hingga Sabtu (30/8/2025). 

Berawal dari berunjuk rasa kepada DPR RI, massa kian tersulut emosi usai driver ojol Affan Kurniawan tewas dilindas kendaraan rantis brimob pada Kamis (28/8/2025) malam WIB.

Jordi Amat berharap kerusuhan tidak semakin parah. Eks bek Swansea City itu menginginkan solusi bisa ditemukan.

Baca Juga: BIKIN BEAT KAMU MAKIN NGEBUT! Ini 4 Rekomendasi Knalpot Racing Terbaik, Suaranya Dijamin Gak Bikin Berisik!

"Saya tidak suka melihat situasi seperti ini. Saya harap semua orang baik-baik saja. Mari kita juga hormati polisi dan pekerjaan mereka," ujar Amat di Banten, dikutip pada Jumat (29/8/2025). 

"Tapi, ini tidak baik untuk siapa pun, dan saya harap kita bisa mendapatkan solusi sesegera mungkin," lanjutnya. 

Adapun Jordi Amat cs baru saja melakoni pertandingan Super League. 

Persija menang 3-1 atas Dewa United dalam laga pekan keempat Super League 2025/26 di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada Jumat (29/8) malam WIB.

 

 

Jordi Amat juga masih dipanggil dalam Garuda Calling Timnas Senior untuk ajang FIFA Match Day September nanti Gelora Bung Tomo, Surabaya. *** 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.