Motoran Semarang-Demak, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Salurkan Bansos Kepada Warga Terdampak Rob

JATENG.AKURAT.CO, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin bersama anggota Jateng Bikers Community (JBT), menyalurkan bantuan sosial (banssos) kepada warga terdampak rob di Desa Babalan, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Sabtu, 23 Agustus 2025.
Sebelum menyalurkan bantuan tersebut, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin melakukan touring menggunakan sepeda motor dari Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah menuju Kantor Desa Babalan. Perjalanan ditempuh dengan waktu 1,5 jam mulai dari pukul 07.30 WIB.
Sampai lokasi, rombongan bikers tersebut disambut antusiasme oleh warga setempat. Sejumlah bantuan yang diserahkan itu meliputi 660 paket sembako, 100 paket makanan siap saji, 120 paket makanan anak, 20 buah kasur, 20 buah tenda gulung, 40 buah selimut, 30 family paket, dan 32 paket kids ware.
Baca Juga: PSIM Jogja Vs Persib: Pelatih Jean Paul Van Gastel Tak Gentar Hadapi Kekuatan Maung Bandung
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan, kehadirannya di Desa Babalan adalah untuk bersilaturahim dan mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat setempat. Terkait infrastruktur yang diusulkan akan segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait.
"Kita cek apakah warga masyarakat Desa Babalan sehat. Hari ini kita jenguk anak-anak kita di Babalan biar ada tali silaturahmi antara provinsi, kabupaten, dan desa. Ada juga penyerahan bantuan kepada masyarakat yang jumlahnya banyak," katanya.
Ketua Jateng Bikers Community, Taviv Hendra mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan rangkaian acara Jambore Touring Jateng yang diselenggarakan oleh JBT. Kegiatan juga untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Tengah dan HUT Ke-80 Republik Indonesia.
Untuk kegiatan sosial kali ini sengaja diarahkan ke Desa Babalan, karena merupakan salah satu daerah yang terdampak bencana rob.
Kepala Desa Babalan, Nor Akfas menyatakan, sangat berterima kasih karena Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah mau berkunjung dan berdialog dengan warga Babalan. Ia juga menyampaikan sejumlah permasalahan mulai dari akses jalan dan jembatan yang merupakan jalur alternatif Demak-Jepara, serta kondisi riil masyarakat Desa Babalan.
“Alhamdulillah tanggapan dari Gubernur, Wagub dan bupati semua kompak, responsif dan baik," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







