Agustina Tegaskan Prioritas Utama APBD Kota Semarang Adalah Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur

JATENG.AKURAT.CO, Wali Kota Semarang berjanji bahwa pembangunan akan dilakukan lebih merata ke seluruh wilayah Kota Semarang.
Hal tersebut ia sampaikan pada kegiatan Safari Ramadhan di Kecamatan Semarang Barat.
Dia menegaskan alokasi APBD yang ada di kecamatan tidak akan disunat, melainkan dialihkan untuk memprioritaskan hal-hal yang lebih urgent.
“Mohon izin, Bapak Ibu mungkin panjenengan membaca berbagai macam kritikan yang ditujukan kepada Wali kota tentang proses efisiensi yang memindahkan berbagai macam kegiatan di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” ungkap Agustina.
“Khusus untuk pendidikan, saya memang meminta untuk permohonan (pembangunan) sekolah-sekolah SMP baru tidak dilaksanakan di tahun ini. Uangnya saya gunakan untuk membayar beasiswa dan SPP yang tertunggak bagi putra-putri Bapak Ibu dari keluarga ber-KTP Semarang yang kurang mampu,” lanjutnya.
Agustina juga menjelaskan, anggaran infrastruktur yang ada di pusat kota akan dipindahkan untuk kecamatan atau wilayah-wilayah di pinggir kota.
Dirinya akan berupaya me-lobby agar pengelolaan infrastruktur di pusat kota bisa ditangani oleh pemerintah provinsi maupun pusat.
“Jadi mohon maaf jika teman-teman merasa ‘Lho dana daerahku dipindah’. Bukan untuk mengurangi tapi justru untuk menambah. Untuk kesehatan, kita menyiapkan dana UHC 200 kali lipat. Saya pastikan semua yang minta UHC akan bisa dapat. Jumlahnya dari 130 ribu meningkat jadi 259 ribu jangkauannya,” pungkas Agustina.
Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan peresmian mobil jenazah dan Galeri UMKM Kecamatan Semarang Barat.
Camat Semarang Barat, Elly Asmara, menyatakan pelayanan mobil jenazah gratis untuk warga Kecamatan Semarang Barat ini termasuk dalam program prioritas 100 hari kerja yaitu Semarang inklusif.
Sedangkan galeri UMKM adalah salah satu wujud komitmen Kecamatan Semarang Barat untuk memajukan UMKM.
“Jadi apabila bingung ada warga yang meninggal (di Kecamatan Semarang Barat-red) bisa menghubungi call center kecamatan, langsung dilayani gratis. Pengantaran dari rumah duka ke makam. Sedangkan untuk Galeri UMKM ada sekitar 50 tenant yang menitipkan produknya di sini mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan,” tandas Elly.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








