IFTAR WITH PR: Ajang Silaturahmi dan Diskusi Bersama Telkomsel - WPRC

JATENG.AKURAT.CO, Telkomsel bersama Walisongo Public Relations Community (WPRC) sukses menggelar acara Iftar With PR di kantor Telkomsel Regional Jawa Tengah & DIY.
Acara yang dihadiri oleh 50 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang ini bertujuan untuk memberikan wawasan mengenai pelayanan prima yang diterapkan Telkomsel, terutama dalam memenuhi kebutuhan komunikasi pelanggan selama bulan suci Ramadhan.
Dalam bahasa Arab, iftar berarti berbuka puasa. Namun, lebih dari sekadar menikmati hidangan setelah menahan lapar dan dahaga, iftar juga menjadi momen kebersamaan dan refleksi spiritual.
te;lBaca Juga: Telkomsel Education Day Hadir di Yogyakarta, Dorong Pemanfaatan AI dalam Pendidikan
Hal ini pula yang dirasakan oleh para peserta acara.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber dari Telkomsel, yaitu Wildan Adi Nugraha (Corporate Communications Telkomsel Regional Jawa Tengah & DIY), Agus D Rifai (Officer - Youth, Community and Lifestyle GTM Region Jawa Tengah & DIY) dan Dewi M Sari (Supervisor Customer Care Operations Semarang)
Dalam sesi diskusi, para mahasiswa mendapatkan wawasan, mengenai strategi pelayanan prima yang diterapkan Telkomsel guna menjaga kepuasan pelanggan.
"Acara ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara Telkomsel dan mahasiswa. Kami ingin berbagi pengalaman tentang bagaimana Telkomsel memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya di bulan Ramadhan yang memiliki intensitas komunikasi tinggi," ujar Wildan Adi Nugraha.
Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan Telkomsel untuk menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.
Agus D Rifai menekankan pentingnya memahami kebutuhan pelanggan dan selalu berinovasi.
"Kami di Telkomsel selalu berusaha menghadirkan layanan yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan semakin berkembangnya teknologi, tantangan di industri telekomunikasi juga semakin besar, dan kami terus beradaptasi untuk memberikan yang terbaik," jelasnya.
Sementara itu, Dewi M Sari membagikan pengalaman dalam menangani pelanggan secara langsung.
"Pelayanan prima bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana kita memahami kebutuhan pelanggan dengan empati. Respons cepat dan solusi yang tepat sangat penting dalam dunia customer service," katanya.
Momen Berbuka Puasa dan Harapan ke Depan
Selain sesi diskusi, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Telkomsel dan mahasiswa.
Suasana berbuka puasa yang penuh kebersamaan semakin mempererat hubungan dan memberikan pengalaman berharga bagi peserta.
Salah satu mahasiswa peserta, Rizki Maulana, mengungkapkan antusiasmenya.
"Saya sangat senang bisa mengikuti acara ini. Selain mendapatkan ilmu baru tentang industri telekomunikasi, saya juga jadi lebih memahami bagaimana pentingnya pelayanan yang baik dalam dunia kerja," ujarnya.
Dengan adanya Iftar With PR, Telkomsel berharap mahasiswa semakin memahami peran industri telekomunikasi dan pentingnya pelayanan prima dalam menjawab kebutuhan pelanggan.
"Kami ingin menginspirasi generasi muda untuk terus belajar dan memahami dunia industri telekomunikasi. Semoga acara ini bisa memberikan manfaat dan wawasan yang luas bagi para mahasiswa," tutup Wildan Adi Nugraha.
Telkomsel terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi layanan yang semakin memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi, khususnya di momen-momen penting seperti Ramadhan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






