Supir Diduga Ngantuk, Mobil Travel Sruduk Truk Dari Belakang di Jalan Pantura Kalirandu Petarukan Pemalang

Akurat.co - Viral video kecelakaan di Pemalang pada Kamis dini hari (9/1/2025) melalui akun instagtam @pemalang.update.
Kecelakaan terjadi di jalan pantura Kalirandu Petarukan waktu subuh tadi.
Akun tersebut mengatakan mobil travel sruduk Truk kontainer dari belakang, Diduga sopir mengantuk (posisi sopir travel kjepit).
@adywijaya_274 seorang netizen bwrkomentar bahwa di jalan utama pantura tersebut sangat sempit.
Bahkan dia mengatakan bahwa Pemalang adalah kota palinf suram.
"Pemalang adalah kota paling suram. Jalanan sempit tidak sesuai operasional peraturan lalu lintas," ungkapnya.
Akun tersebut bahkan sampai membeberkan kondisi ekonomi masyarakat Pemalang yang membuat banyak warga merantau meninggalkan tanah kelahiran.
"Penduduk Pemalang sangat berkurang banyaknya merantau daripada hidup dipemalang. Hidup di pemalang minimal jadi ASN, PNS, jukir, tidak ada peluang banyak," tuturnya.
Bahkan jikapun ada pemuda yang tidak merantau, peluang kerja mereka hanya menjadi buruh pabrik.
"Untuk pemuda yang kerja di pabrik di kelas bawah maupun atas. Peluang kerja dipemalang sangat minim," tandasnya.
Yang menyesakkan, pembangunan infrastruktur di Pemalang tertinggal jauh dari daerah di sekitarnya.
"Pembangunan infrastruktur tertinggal jauh dari kota sebalah. Kota Tegal Brebes pekalongan, peluang kerja standart. Sedangkan pemalang. Mau kerja di pabrik selain garmen aja susah nya ampun," ujarnya.
Dia berharap semoga bupati terpilih saat ini lebih bijak, selalu mempromosikan daerah atau mencari sebanyak-banyaknya investor untuk berinvestasi.
"Selalu menciptakan ide-ide gagasan yang bermanfaat untuk rakyat Pemalang biar maju," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








