Peringati HUT ke-110 Stasiun Semarang Poncol, KAI Daop 4 Berikan Momen Spesial ke Pelanggan

Akurat.co - Dalam rangka memperingati HUT ke-110 Stasiun Semarang Poncol, pada Selasa (6/8) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menggelar berbagai rangkaian kegiatan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menyampaikan bahwa dalam peringatan ini para pelanggan KA yang sedang menunggu kedatangan KA nya dihibur dengan live musik bergenre kroncong modern. “Selain itu juga ada pemberian surprise gift kepada para penumpang beruntung di Stasiun Semarang Poncol,” tambahnya.
Puncak peringatan HUT ke-110 Stasiun Semarang Poncol ditandai dengan tasyakuran pemotongan tumpeng oleh Kepala Daop 4 Semarang KAI Daniel Johannes Hutabarat beserta jajaran yang bertempat di depan Monumen Lokomotif D301 Stasiun Semarang Poncol.
Stasiun Semarang Poncol resmi beroperasi sejak 6 Agustus 1914 dengan nama “Semarang West” yang dioperasikan oleh perusahaan kereta api swasta colonial Zustermaatschappijen bernama SCS (Samarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij). Stasiun ini dirancang oleh arsitek kenamaan Belanda, Henry Maclaine Pont.
Bangunan stasiun ini memiliki bangunan utama di tengah serta bangunan sayap. Pada fasad bangunan utama, awalnya terdapat dekorasi ubin hitam dan abu bertuliskan SCS dan 1914. Bangunan stasiun dinaungi overkaping berbahan besi yang diproduksi oleh De Vries Robbe di Gorinchem.
Semasa perang kemerdekaan, Stasiun Semarang Poncol mempunyai peran penting. Pegawai Stasiun Semarang Poncol saat itu sigap mengungsikan lokomotif-lokomotif di depo ke Stasiun Kedungjati. Hal ini dilakukan agar sarana perkeretaaian tidak kembali dikuasai oleh musuh.
Stasiun Semarang Poncol telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya berdasarkan Surat Keputusan Walikota nomor 646/50/1992 dan terdaftar di Registrasi Nasional Cagar Budaya dengan nomor RNCB.20160818.02.001204.
Dalam perjalanannya, saat ini Stasiun Semarang Poncol telah melayani pelanggan sebanyak 1.930.066 penumpang selama Januari hingga Juli Tahun 2024. Dan selama Tahun 2023 melayani sebanyak 3.037.589 penumpang.
Selain itu saat ini Stasiun Semarang Poncol juga melayani rata-rata 59 perjalanan KA setiap harinya, dengan jumlah 39 KA Penumpang dan 20 KA Barang.
Terdapat beberapa fasilitas peningkatan pelayanan kepada pelanggan, diantaranya: perluasan lahan parkir, penerapan system e-gate parkir, check-in counter untuk cetak tiket, charger corner di area stasiun, penataan tenant stasiun, drinking water station, toilet bersih dan lain sebagainya.
“Melalui momen spesial ini, KAI mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih moda transportasi kereta api sebagai transportasi andalannya. KAI akan berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada para pelanggan dan terus mewujudkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, selamat dan tepat waktu,” tutup Franoto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








