Wali Kota Semarang Penuhi Panggilan Pemeriksaan KPK di Jakarta

AKURAT.CO, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, setelah mengalihkan jadwal dari hari Selasa karena kegiatan paripurna.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah.
Hevearita, yang hadir setelah suaminya, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah Alwin Basri.
"Ya saya hari ini memenuhi panggilan yang harusnya hari Selasa, karena ada kegiatan paripurna yang harus dihadiri."
Baca Juga: Wali Kota Semarang Penuhi Panggilan KPK
Ia tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai detail pemeriksaannya.
"Jadi hari ini saya memenuhi panggilan dan alhamdulilah sudah sesuai prosedur dan mohon doanya saja."
KPK telah mengumumkan pada 17 Juli 2024 bahwa mereka telah memulai penyidikan terhadap kasus ini, yang mencakup dugaan korupsi dalam pengadaan barang atau jasa, pemerasan terhadap pegawai negeri terkait insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah, serta penerimaan gratifikasi antara tahun 2023 dan 2024.
Selain pemeriksaan, penyidik KPK juga melakukan penggeledahan di sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Semarang, termasuk di kompleks Balai Kota dan Gedung Pandanaran.
Baca Juga: Hari Ini KPK Menantikan Kehadiran Wali Kota Semarang untuk Pemeriksaan
Penggeledahan ini bertujuan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pimpinan OPD terkait.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika, menyatakan, penyidikan yang sedang dilakukan oleh KPK, yaitu dugaan tindak pidana korupsi atas pengadaan barang atau jasa di lingkungan Pemerintah Kota Semarang pada tahun 2023 sampai dengan 2024, serta kasus-kasus terkait lainnya.
Proses penyidikan masih berlangsung, dan KPK belum mengungkapkan identitas para tersangka yang terlibat. Identitas dan konstruksi perkara akan diumumkan secara resmi setelah penyidikan rampung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






