PSIS Semarang Tambah Kekuatan dengan Pelatih Fisik Asal Spanyol untuk Liga 1 Musim 2024/25

AKURAT.CO, PSIS Semarang, yang dikenal dengan julukan Mahesa Jenar, baru saja mengumumkan penambahan terbaru pada staf kepelatihan mereka.
Dalam persiapan menghadapi kompetisi BRI Liga 1 musim 2024/25, tim telah resmi mendatangkan Alberto Garcia, seorang pelatih fisik asal Spanyol.
Alberto Garcia, berusia 33 tahun, dipilih berkat pengalamannya yang luas dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan tim, menurut manajemen PSIS.
Garcia bukan hanya memiliki pengalaman di Spanyol dengan Akademi Getafe dan Atletico Madrid, tetapi juga telah bekerja di klub Azerbaijan, Turan Tovuz, dimana ia memperkenalkan ilmu sports science dan menangani rehabilitasi cedera pemain.
Baca Juga: Indonesia Siap Hadapi Australia di Semifinal ASEAN U-16 Boys Championship 2024
Selain itu, Garcia juga telah menyelesaikan pendidikan S3 di bidang sports science dari University of Vigo, Spanyol, yang menambah kedalaman pengetahuan dan keahliannya dalam mempersiapkan atlet.
“Coach Alberto memiliki pengalaman yang luas dan keahliannya di bidang sport science sangat mumpuni. Kami berharap kehadirannya dapat meningkatkan kondisi fisik pemain kami dan menjaga kondisi tersebut stabil selama musim berlangsung,” ujar Yoyok Sukawi, CEO PSIS.
Kehadiran Garcia menambah nuansa Spanyol di dalam tim, mengikuti penandatanganan Roger Bonet, atau Ruxi, yang juga berasal dari Spanyol, untuk musim mendatang.
Baca Juga: Komando Carlos Pena: Awal Baru Macan Kemayoran dengan Ambisi Tinggi
Ruxi, yang bisa bermain sebagai bek tengah atau bek sayap kiri, telah menarik perhatian tim pelatih PSIS dalam sebuah turnamen pra musim di Jakarta International Stadium baru-baru ini.
Dengan tambahan tenaga baru ini, PSIS Semarang tampaknya semakin serius dalam upaya mereka untuk bersaing di puncak klasemen Liga 1 musim depan.
Fans Mahesa Jenar tentu berharap kedatangan Garcia dan Ruxi akan membawa angin segar serta peningkatan performa tim di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









