Back-up Data, Pemkot Semarang Antisipasi Serangan Hacker

JATENG.AKURAT.CO, Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian Kota Semarang akan melakukan langkah untuk memback-up data agar tetap aman.
Hal ini, sudah dikoordinasikan dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Kementerian Kominfo Pusat usau isu pembobolan pusat data siber Kota Semarang pada Rabu (25/6/2024).
Back up data dilakukan guna mengantisipasi terjadinya serangan hacker atau peretasan data milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
“Terkait dengan isu peretasan data Pemkot kemarin memang kita sudah mengkonfirmasi ke BSSN. Kami sudah mendapatkan rekomendasi untuk melakukan back up data,”papar Kepala Diskominfo Kota Semarang, Soenarto, saat ditemui awak media di kantornya, Jumat (28/6/2024).
Baca Juga: Berapa Kali Batasan Pergantian Pilihan Sekolah dan Pilihan Jalur Dalam PPDB? Ini Jawabannya
Pihaknya juga sudah mengupayakan untuk perbaikan, salah satunya mengupayakan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam layanan digital untuk bisa mereset sistem, sebagai langkah awal agar bisa mengamankan data.
“Salah satu upayanya adalah agar personel-personel OPD untuk membiasakan melog out akun simpatik setelah menggunakannya,”katanya.
Soenarto mengatakan, ada beberapa celah untuk aplikasi-aplikasi layanan dari tiap OPD yang akan diperiksa kembali.
Diskominfo juga menerima saran dan masukan soal apa yang harus dilakukan agar bisa membuat upaya perbaikan kepada sistem-sistem yang ada di Kota Semarang.
Baca Juga: Upaya Pencarian Berlanjut untuk Sunarko, Nelayan Rembang yang Tenggelam di Perairan Utara
“Memang informasi dari BSSN yang paling banyak jadi objek peretasan adalah data pegawai di dalam aplikasi Simpatik," jelasnya.
Soenarto berharap setiap OPD membuat sistem back up masing-masing. Untuk back up data Soenarto menjelaskan pihaknya sudah melakukan mirroring yang secara periodiknya bisa dua minggu hingga satu bulan. Tapi kalau di OPD bisa digunakan setiap harinya.
“Untuk sistem pencegahannya kami punya fire wall yang cukup besar, selain itu juga memaksimalkan anti virus yang kita punya,” terangnya.
Jika melihat resume dari BSSN, terlihat ada budaya yang kurang bagus dari pegawai sendiri dalam menggunakan akun simpatik.
“Jadi biasanya akunnya masih on, tapi komputernya dishut down,”ungkapnya.
Sedangkan terkait, kemungkinan akses free wifi untuk layanan umum yang bisa dipakai sebagai celah masuk oleh serangan hacker, Dia mengaku sampai saat ini masih aman. Sebab, kata Soenarto, pihaknya sudah menggunakan sistem jaringan micro.
Sebelumnya, beredar ramai di media sosial X bahwa database milik Pemerintah Kota Semarang di web semarangkota.go.id bocor karena serangan hacker.
Seperti dari unggahan sebuah akun X @FalconFeedsio pada Rabu 26 Juni 2024 memberitahukan adanya database Pemkot Semarang pada web semarangkota.go.id telah diretas.
Sedangkan, akun @FalconFeedsio sendiri merupakan akun yang getol menginformasikan keamanan siber suatu database penting telah diretas dan bocor beredar di darkweb.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?





