AKURAT.CO, PSIS Semarang resmi memperpanjang kontrak salah satu legiun asing yakni Boubakary Diarra selama dua musim ke depan.
Pemain asal Prancis ini diperpanjang karena dianggap oleh tim pelatih menjadi nyawa lini tengah Laskar Mahesa Jenar selama satu musim kompetisi kemarin.
"Diarra kami perpanjang dua musim karena selama satu musim kemarin dia bermain cukup bagus. Diarra bisa menjadi nyawa di lini tengah PSIS serta salah satu pemain penting untuk PSIS maka kami rekomendasikan perpanjangan Diarra ke manajemen dan menemui kata sepakat selama dua musim ke depan," ujar manager coach PSIS, Gilbert Agius pada Kamis (20/6).
Musim lalu, Diarra sendiri tampil sebanyak 32 kali bersama PSIS dan mencetak dua gol serta satu assist.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini sebelumnya didatangkan PSIS di awal kompetisi Liga 1 2023/24 dari klub Malta, Mosta FC.
Diarra sendiri juga mengaku bahagia dengan perpanjang kontrak selama dua musim ke depan.
Baca Juga: Jebolan EPA Liga 1 Dominasi Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk ASEAN U16 Boys Championship 2024
"Saya sangat senang berada di sini. Apalagi setelah satu musim di sini, sudah mulai tahu bagaimana kultur di sini dan saya ingin bermain lebih baik dari musim sebelumnya. Dan pasti ingin bawa PSIS berprestasi musim depan," tandas Diarra.
Senada dengan Gilbert, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa Diarra adalah pemain kunci PSIS di musim lalu sehingga manajemen pun tak ragu untuk menyodorkan kontrak baru ke Diarra.
"Yang pertama terima kasih atas komitmen Diarra untuk kembali berseragam PSIS. Seperti tim pelatih, kami dari manajemen juga menganggap bahwa Diarra adalah pemain kunci PSIS musim lalu sehingga kami tak ragu untuk menyodorkan kontrak baru. Semoga Diarra mampu memberikan kontribusi lebih untuk PSIS dalam dua musim ke depan," kata Yoyok Sukawi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








