Jateng

Update Gempa Tuban: Rusak Beberapa Bangunan dan Tidak Ada Korban Jiwa

Theo Adi Pratama | 22 Maret 2024, 17:22 WIB
Update Gempa Tuban: Rusak Beberapa Bangunan dan Tidak Ada Korban Jiwa

AKURAT.CO, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan telah terjadi beberapa kerusakan akibat gempa Timur Laut Tuban Jatim.

“Guncangan gempa dirasakan sedang di Kabupaten Tuban dengan durasi lebih kurang 15 detik. Selain di Tuban, guncangan juga dirasakan di daerah lain, seperti Kabupaten Rembang dengan durasi sekira 5 hingga 20 detik,” ujarnya pada Jum’at (22/3/2024). 

Baca Juga: Update Gempa Susulan di Tuban Hari Ini, 1 Masjid di RS Kepulauan Bawean Mengalami Kerusakan

Pasca gempa terjadi, BPBD Kabupaten Tuban melaporkan satu unit rumah mengalami kerusakan di area dapur serta merobohkan satu unit bangunan balai desa. Di tempat lain, gempa yang juga mengguncang Gresik, menyebabkan rusaknya 1 unit masjid Rumah Sakit di Kepulauan Bawean, Kabupaten Gresik.

Namun hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa pasca kejadian ini, kendati demikian BPBD Tuban, Rembang dan Gresik terus melakukan monitoring dan pendataan dampak gempa yang terjadi guna memastikan kondisi dan penanganan lebih lanjut. 

Baca Juga: Update Gempa Tuban; Lantai Gedung Balaikota Semarang Retak Setelah Getaran Gempa

“BNPB mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa dan dan pantau informasi terkini dari instansi berwenang seperti BNPB, BMKG, serta pemerintah daerah setempat untuk menghindari misinformasi,” lanjut Muhari.

Gempa tersebut turut membuat masyarakat sempat panik dan melakukan evakuasi mandiri keluar rumah. Di laporkan juga sebagian besar pasien di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Tuban harus dievakuasi ke halaman rumah sakit sebagia bentuk kesiapsiagaan.

Baca Juga: Update! Gempa Susulan Hari Ini Kembali Mengguncang Tuban dan Sekitarnya, Getaran Terasa Sampai Demak, Jepara dan Semarang

Berdasarkan analisis dari BMKG, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di laut Jawa. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip). Gempa ini juga diikuti oleh gempa susulan sebanyak 16 kali dengan kekuatan guncangan fluktuatif mulai 4,4 SR hingga 3,5 SR.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.