Jateng

Hari Ini 13 Maret 2024, Semarang Dikepung Bencana Banjir Tanah Longsor hingga Pohon Tumbang, Cek Titik Lokasi Kejadian

Arixc Ardana | 13 Maret 2024, 22:41 WIB
Hari Ini 13 Maret 2024, Semarang Dikepung Bencana Banjir Tanah Longsor hingga Pohon Tumbang, Cek Titik Lokasi Kejadian

AKURAT.CO, Kota Semarang dilanda bencana pasca hujan deras yang melanda hari ini Rabu 13 maret 2-24.

Banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang menjadi momok yang menakutkan bagi warga.

Situasi genting ini memaksa otoritas setempat dan warga setempat untuk bersatu dan mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh alam.

Baca Juga: Hujan Besar Mengguyur Semarang, Longsor Terjadi di Beberapa Titik

Kejadian bencana banjir tanah longsor ini menimbulkan kepanikan dan ketidaknyamanan di berbagai wilayah Semarang.

Dari perumahan hingga pemukiman padat penduduk, air meluap membanjiri jalan-jalan dan memasuki rumah-rumah warga.

Kondisi ini menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar bagi banyak orang.

Selain banjir, tanah longsor juga menjadi ancaman serius di beberapa daerah.

Curamnya lereng dan hujan deras membuat tanah labil dan mudah longsor.

Beberapa rumah terancam tertimbun dan akses jalan menjadi terputus karena tumpukan material longsoran.

Tak hanya itu, pohon tumbang juga menjadi masalah serius.

Angin kencang dan tanah yang lembab membuat pohon-pohon besar roboh, menimpa bangunan dan kendaraan di sekitarnya.

Berbagai upaya dilakukan untuk membersihkan reruntuhan dan menghindari potensi bahaya lebih lanjut.

Berikut titik kejadian bencana banjir, tanah longsor dan pohon tumbang di Kota Semarang pada hari ini Rabu 13 Maret 2024 update pukul 20.00 WIB

WAKTU DAN LOKASI KEJADIAN
Rabu, 13 Maret 2024 Pukul 15.00 WIB.
Wilayah Kota Semarang.

SEBAB/KRONOLOGI :
1. Hujan intensitas tinggi disertai angin

DAMPAK :
BANJIR
----------------
1. Jl. Gebanganom ± 70 - 80 cm
2. Jl. Padi raya ± 50 - 60 cm
3. Jl. Sendang indah Kel. Muktiharjo lor ± 15 cm
4. Jl. Muktiharjo indah RW 15 Kel. Muktiharjo Kidul ± 15 - 20 cm
5. Jl. Muktiharjo raya Kel. Muktiharjo Lor ± 30 - 70 cm
6. Jl. Jodipati Kel. Krobokan ± 15 - 40 cm
7. Wilayah RW 7 Kel. Kudu ± 15 - 20 cm
8. Wilayah Kel. Tambakrejo ± 15 - 30 cm
9. Jl. Raya Kaligawe (Depan RSI Sultan Agung - Bawah Tol) ± 20 - 50 cm
10. Jl. Sidorejo 3 Kel. Sambirejo ± 20 - 30 cm

POHON TUMBANG MENIMPA RUMAH/BANGUNAN :
----------------
1. Pohon tumbang menimpa rumah RT 1 RW 9 Kel.Sembungharjo 
2. Pohon tumbang di RT 1 RW 2 Kel. Candi
3. Pohon tumbang didepan rumah pompa progo Kel.Mlatibaru
4. Pohon tumbang menimpa rumah Bp.Ali Kamdani Karanggeneng RT 3 RW 2 Kel.Sumurrejo 
5. Pohon tumbang menimpa atap masjid Assajad RT 03 RW 01 Kel. Sendangguwo
6. pohon tumbang di RT 2 RW 9 Kel.candi

LONGSOR :
----------------
1. Tanah longsor di wilayah Jl.Srikaton barat RT 2 RW 6 Kel. Purwoyoso
2. Talud Longsor RT 1 RW 7 Kel.Sendangmulyo 
3. Talud Ambrol Ngaglik Lama no.14 RT 3 RW 5 Kel.Bendungan 
4. Tanah Longsor Jl.Jomblang Perbalan RT 1 RW 2 Kel.Candi 
5. Tanah Longsor Jl.Gombel Lama RT 5 RW 5 Kel.Tinjomoyo 
6. Longsor Lempongsari RT 6 RW 1 Kel. Lempongsari Rumah Bp.Agus Marsudi
7. Longsor di rumah BP suwandi Kp. Baru RT 1 RW 15 Kel Jomblang kec Candisari
8. Talud ambrol di Jl. Ngesti Waluyo Kel. Mlatibaru
9. Talud belakang rumah longsor ibu sumiyati di jl.saputan barat di rw 13 rt 3 kel. jomblang 
10. Longsor Belankang rumah AN pak Joko Riyanto rt 04 rw 09 kelurahan kembangarum



ATAP RUMAH ROBOH :
----------------
1. Atap ambrol di Jl supriyadi Kalicari 2 RT 03 rw 04 Kel. Kalicari
2. Atap depan rumah warga RT/RW 06/04 semalam roboh di terjang angin Kel. Kalicari
4. Atap rumah roboh milik bp. roby wonodri kopen III RT 05 RW 04 kel. Wonodri
5. Atap rumah roboh di RW 1 Kel. Candi
6. Atap rumah roboh rumah pak slamet riyadi warga rt 5 rw 3 kelurahan randusari

ROB :
----------------
1. RW 13, 14 & RW 15 Kel. Tanjungmas ± 60 - 70 cm

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.