Semangat Kepedulian Lingkungan, Kegiatan Penanaman Pohon Bersama Mahasiswa KKN UPGRIS di Pesisir Pantai Telukawur Jepara

AKURAT.CO, Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan begitu terasa di Pesisir Pantai Telukawur, Kecamatan Tahunan, Jepara, beberapa waktu lalu
Sejumlah peserta dari berbagai kalangan turut serta dalam kegiatan penanaman 500 pohon sebagai bagian dari program penghijauan oleh pemerintah daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka upaya pelestarian lingkungan serta sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.
Camat Tahunan, Nuril Abdillah.S.STP.,M.M, hadir sebagai salah satu pembina kegiatan ini, bersama dengan Danramil setempat dan Lurah Telukawur Rokhman S.Pd.
Mereka memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa kelompok 16 KKN UPGRIS serta para ibu PKK yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurut Nuril Abdillah, kegiatan seperti ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari mahasiswa KKN dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan penanaman pohon ini. Ini adalah langkah konkrit untuk melestarikan lingkungan kita," terangnya dengan antusias.
Rokhman S.Pd selaku Lurah Telukawur juga menyatakan bahwa kehadiran para mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut sangat berarti bagi masyarakat setempat.
"Kami merasa terbantu dan terpanggil untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Kolaborasi ini memberikan inspirasi bagi kita semua," katanya.
Para mahasiswa KKN dari Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) juga turut memberikan komentar tentang pengalaman mereka dalam kegiatan ini.
Mereka menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar tugas, tetapi juga kesempatan untuk belajar dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
"Kami merasa bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang membentuk kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan," ungkap Ketua Kelompok 16 KKN UPGRIS, Alim Rasid Nur Hidayat.
Penanaman pohon tersebut juga disambut baik oleh para ibu PKK yang turut serta dalam kegiatan tersebut.
Mereka melihat kegiatan ini sebagai momentum untuk lebih aktif dalam menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Kegiatan penanaman 500 pohon di Pesisir Pantai Telukawur ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat, dapat menghasilkan dampak positif yang besar dalam upaya pelestarian lingkungan.
Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan ini memberikan harapan akan adanya perubahan positif yang berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Sebagai penutup, kegiatan penanaman pohon ini bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal dari komitmen yang lebih besar untuk terus berkontribusi dalam melestarikan lingkungan.
Diharapkan, semangat kebersamaan dan kepedulian ini dapat terus berkembang dan menginspirasi banyak orang untuk turut serta dalam menjaga kelestarian alam.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




