Kronologi Lengkap Insiden Mengerikan di Liga 2: Suporter PSCS Cilacap Kejar Pemain Persekat, Situasi di Luar Kendali

AKURAT.CO, Tensi tinggi pascapertandingan Playoff Degradasi Liga 2 antara Persekat Tegal kontra PSCS Cilacap di Stadion Wijaya Kusuma, Senin (22/1/2024).
Kronologi kericuhan terjadi ketika rombongan suporter dilaporkan melakukan tindakan intimidasi dan kekerasan.
Menurut Sekretaris Persekat, Irfan Fajar, meskipun terjadi ulur waktu dari ball boys di menit akhir, timnya tidak melakukan tindakan fisik sebagai respon.
Baca Juga: Persekabpas Pasuruan Gasak PS Mojokerto Putra 6 Gol Tanpa Balas di Babak 16 Besar Liga 3 Jatim
Namun, situasi memanas ketika beberapa pemain Persekat diburu suporter lawan setelah pertandingan berakhir.
Hal itu terjadi setelah laga berakhir beberapa pemain Persekat menuju ball boys yang mengulur waktu.
"Tapi belum ada sentuhan fisik kepada ball boys, para suporter kangsung lari menuju ke arah kami," ujarnya.
Baca Juga: 6 Karakter One Piece yang Bukan Pemakan Buah Iblis dengan Kekuatan Selevel Raja Bajak Laut
Dalam insiden tersebut, suporter berlari mengarah ke pemain yang kemudian berlari menuju ruang ganti.
Keadaan semakin tidak terkendali ketika rombongan suporter yang terdiri dari 300 hingga 500 motor, mengikuti bus tim Persekat hingga perbatasan Cilacap.
Situasi berbahaya ini memaksa tim untuk mencari perlindungan di Polres setempat.
"Bus kami dilempari batu yang ditujukan ke arah sopir, dan jika lemparan itu mengenai sopir, bisa sangat berbahaya," ungkap Irfan Fajar.
Baca Juga: Ultimatum Pemain Kalteng Putra: Penuhi Kontrak atau Kami Tak Bermain
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa tekanan dari suporter sudah terjadi sejak hari sebelumnya, dengan bus tim dilempari petasan dan disiram cat saat berada di hotel.
Kepolisian telah bertindak dengan menangkap terduga pelaku yang terlibat dalam pelemparan batu.
Kendati pemain dinyatakan aman, insiden ini telah menyebabkan kerusakan pada bus tim dan menimbulkan keprihatinan serius terkait keamanan dalam sepak bola nasional.
Pihak liga dan federasi sepak bola diharapkan akan menanggapi insiden ini dengan tindakan tegas untuk menjamin keamanan pemain dan integritas olahraga sepak bola.
Dalam pertarungan sengit yang terjadi di Stadion Wijayakusuma, PSCS Cilacap meraih kemenangan penting atas Persekat Tegal dengan skor tipis 1-0.
PSCS yang mendapat julukan 'Hiu Selatan' langsung menunjukkan agresivitas mereka sejak babak pertama, namun belum berhasil menjebol gawang Persekat.
Babak pertama berakhir tanpa gol, tetapi usaha PSCS membuahkan hasil ketika Arthur Sena berhasil mencetak gol di menit ke-59.
Meskipun Persekat berupaya keras untuk menyamakan kedudukan, upaya mereka tak membuahkan hasil hingga peluit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memastikan PSCS Cilacap mengamankan tiga poin penting dalam laga kandang mereka dan menjauhkan mereka dari dasar klasemen plaoff degradasi Liga 2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



