Pelemparan Batu dan Teror di Hotel: Persekat Tegal Hadapi Kekacauan di Cilacap, PSCS Terancam Sanksi

AKURAT.CO, Dalam insiden yang meresahkan dunia sepak bola Indonesia, pemain Persekat Tegal mengalami serangan fisik oleh suporter PSCS Cilacap setelah pertandingan Liga 2 yang berlangsung sore tadi.
Hal itu diketahui lewta video yang diunggah akun instagram @pengamatsepakbola.
Kejadian tersebut tidak berhenti di lapangan, bus tim yang membawa para pemain juga menjadi sasaran pelemparan batu.
Baca Juga: Erick Thohir Umumkan Era Baru Timnas dengan Apparel Lokal Erigo
Laporan dari pihak Persekat menyebutkan bahwa para pemain Persekat telah mengalami teror sejak malam hari di hotel, termasuk pelemparan petasan dan kotoran.
Insiden ini menimbulkan keprihatinan akan keamanan dan sportivitas dalam sepak bola nasional.
Baca Juga: PSM Madiun Berhasil Melaju ke 8 Besar Liga 3 Jatim Setelah Tundukkan Persid Jember 2-1
Dalam pertarungan sengit yang terjadi di Stadion Wijayakusuma, PSCS Cilacap meraih kemenangan penting atas Persekat Tegal dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini menandai kekalahan perdana bagi Persekat Tegal yang sebelumnya memuncaki klasemen sementara Grup D playoff degradasi Liga 2 musim 2023/2024.
PSCS yang mendapat julukan 'Hiu Selatan' langsung menunjukkan agresivitas mereka sejak babak pertama, namun belum berhasil menjebol gawang Persekat.
Babak pertama berakhir tanpa gol, tetapi usaha PSCS membuahkan hasil ketika Arthur Sena berhasil mencetak gol di menit ke-59.
Meskipun Persekat berupaya keras untuk menyamakan kedudukan, upaya mereka tak membuahkan hasil hingga peluit akhir pertandingan.
Kemenangan ini memastikan PSCS Cilacap mengamankan tiga poin penting dalam laga kandang mereka dan menjauhkan mereka dari dasar klasemen plaoff degradasi Liga 2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah
- 10Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet



