Estafet Kepemimpinan Basarnas Semarang: Heru Suhartanto Serahkan Tongkat Estafet ke Budiono

AKURAT.CO, Pucuk pimpinan di Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang (Basarnas Semarang) berganti dari Heru Suhartanto ke Budiono. Pergantian kepemimpinan di tubuh instansi yang bergerak di bidang pencarian dan penyelamatan tersebut merupakan hal yang rutin dilaksanakan.
Heru Suhartanto yang telah menjabat sebagai Kepala Basarnas Semarang selama 2,5 tahun atau tepatnya dimulai Juni 2021, pada Januari 2024 ini akan mengemban amanah tugas yang baru sebagai Kepala Balai Pendidikan dan Latihan Basarnas.
Sedangkan untuk Kepala Basarnas Semarang yang baru akan dijabat oleh Budiono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Basarnas Medan.
Baca Juga: Persip Pekalongan vs PSIS Semarang: Laga di Stadion Hoegeng Bertajuk Celebration Game
Serah terima jabatan (Sertijab) dan pisah sambut Kepala Basarnas Semarang berlangsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang pada Senin (22/1/24) dan dihadiri oleh seluruh pegawai serta perwakilan dari Unit siaga SAR maupun Pos SAR yang ada di wilayah kerja Basarnas Semarang.
Heru Suhartanto dalam sambutannya selain memaparkan kinerja dan program yang sudah dilakukan, juga mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan dari seluruh pegawai Basarnas Semarang selama beliau menjabat.
"Harapan saya semoga Kepala Kantor yang baru, bapak Budiono dapat melanjutkan dan membuat Basarnas Semarang lebih maju lagi dan untuk seluruh pegawai, saya beserta istri meminta maaf bila selama pergaulan ada perbuatan atau tindakan ada yang tidak sesuai, saya minta maaf," ucap Heru.
Terpisah, Kepala Kantor yang baru, Budiono dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kepada Bapak Heru yang sudah banyak membawa kemajuan bagi Basarnas Semarang.
"Banyak program yang sudah dilakukan oleh Pak Heru dan banyak juga program yang akan dilakukan di tahun ini, terimakasih Pak Heru, sudah pasti banyak kemajuan yang diraih Semarang dan Insyaallah saya akan melanjutkan program yang sudah dirancang Pak Heru" ujar Budiono.
"Saya juga mengucapkan kulonuwun, semoga saya diterima dan disupport dengan baik disini. Dengan perjalanan tugas saya di Pontianak, Manado, Aceh, Medan itu menambah pengalaman saya, dan pengalaman yang baik akan saya terapkan di Semarang," lanjutnya.
Budiono tak lupa berharap untuk ibu-ibu Dharma Wanita juga aktif dalam kegiatan dan bersedia hadir di setiap kegiatan yang sudah direncanakan.
Acara serah terima jabatan dan pisah sambut diakhiri dengan pemberian cinderamata dan ramah tamah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







