Polrestabes Semarang Terjunkan 2000 Personel Untuk Amankan Objek Vital dan Lalu Lintas di Masa Nataru

Akurat.co – Polda jateng memprediksi 13 juta pemudik akan datang ke Jawa Tengah saat libur panjang Natal dan Tahun baru tahun ini.
Sementara itu, Polrestabes Semarang sudah siap melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru agar tidak terjadi gejolak.
“Pengamanan nataru bukan sekali saja, kita sudah pengalaman dalam melakukan pengamanan di saat seperti ini,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat ditemui pada Rabu (20/12/2023).
Baca Juga: Persip Bersiap Hadapi PSIW di Babak 8 Besar Liga 3 Jateng 2023, Berikut Jadwalnya
Kombes Irwan mengatakan pihgaknya akan meningkatkan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk menerjunkan pasukan teknis agar mampu menjalankan program pengamanan ini.
“Besok kita akan menerjunkan pekerja teknis yang akan melibatkan stakeholder terkait yang ada di Kota Semarang untuk mempersiapkan diri melakukan pengamanan dalam rangka nataru,” terangnya.
Irwan mengatakan pihaknya berfokus pada aktifitas sosial masyarakat seperti di lalu lintas, tempat ibadah dan tempat wisata.
“Fokusnya adalah aktifitas masyarakat misalnya bidang lalu lintas untuk mengamankan jalur told an rest area. Kemudian pengamanan di objek-objek vital seperti misalnya tempat ibadah dan tempat wisata,” tuturnya.
Baca Juga: Pelatih Fisik PSIS, Alex Aldha Yudi, Terpanggil untuk Timnas U20 di Pemusatan Latihan Qatar
Untuk personel, Komes Irwan sudah menyiapkan kurang lebih 2000 personel yang terdiri dari Polrestabes, TNI, Dishub, dan Satpol PP.
Ditanya mengenai gangguan keamanan yang terjadi di Kota Semarang, Kombes Irwan mengatakan belum ada gangguan serius.
“Untuk gangguan keamanan Alhamdulillah sejauh ini tidak ada ya. Tapi kita selalu waspada dengan menyiap-siagakan pasukan. Namun sejauh ini saya nilai Kota Semarang sangat aman,“ tuturnya.
Selain itu, pada pengamanan Natal dan Tahun Baru kali ini, ada beberapa ruas jalan uatama yang belum menyelesaikan perbaikan seperti contohnya ruas Jalan Walisongo.
“Untuk jalan-jalan utama yang dilakukan perbaikan seperti di Jalan Walisongo itu secara teknis sudah dibicarakan di tingkat provinsi. Penanganan itu akan dilakukan upaya-upaya pengalihan arus, kemudian tutup buka arus agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” jelasnya.
„Namun kondisi di Jalan Walisongo itu memang akan menjadi perhatian khusus. Mudah-mudahan kami bisa maksimal untuk menangani pengamanan nataru ini,“ tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal









