Sales yang Bikin Mobil Honda Brio Tergelincir di Mall Paragon Semarang Ternyata Tidak Bisa Nyetir

AKURAT.CO SEMARANG - Polrestabes Semarang akhirnya menetapkan Mukti Wibowo sebagai tersangka kasus tergelincirnya mobil honda brio di Mall Paragon Semarang pada Sabtu (4/11/2023) lalu.
Mukti Wibowo adalah seorang sales honda pada pameran yang digelar oleh Honda Gajahmada Semarang tersebut.
Salah satu fakta yang mencengangkan adalah pengakuan dari Mukti Wibowo bahwa dirinya tidak bisa menyetir mobil.
Keterangan tersebut dia kemukakan saat konferensi pers yang digelar oleh Polrestabes Semarang pada Kamis (9/11/2023).
Baca Juga: Harga Bahan Pokok Melambung, Mbak Ita Upayakan UMK Semarang Naik Setelah Bertemu Dengan Buruh
"Tidak bisa mengendarai mobil," kata Mukti.
Ia bercerita pada Sabtu lalu, awalnya dirinya ingin memanasi mobil pameran yang ada di atrium Mall Paragon.
Saat itu ia ingin menutup pintu mobil sehingga masuk di dalam mobil.
Baca Juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Keluarkan Anjuran Bela Palestina, Umat Muslim Diminta Shalat Ghaib
Saat menyalakan mesin mobil, ia tidak tahu jika posisi porsneling mobil masuk pada Gigi satu. Dia mengaku belum lama kerja di dealer Honda.
"Baru enam bulan," jelasnya.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan menyebut penetapan tersangka, karena Mukti menyalahi SOP yakni memanasi mobil didalam mall yang sedang beroperasi.
Padahal aturan yang ada memanasi mobil harusnya dilakukan ketika mall sudah tutup atau tidak beroperasi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal






