Dukungan Pemerintah Kota Semarang untuk Guru PAUD: Bantuan Transportasi Bulanan

AKURAT.CO, Pemerintah Kota Semarang, melalui Dinas Pendidikan setempat, mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sejumlah 2.300 pendidik di tingkat awal ini akan menerima bantuan transportasi sebesar Rp150 ribu setiap bulannya.
Bambang Pramusinto, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, menyatakan bahwa bantuan ini walaupun terbilang masih kecil, namun merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah terhadap guru-guru PAUD yang selama ini belum tersentuh bantuan.
Guru-guru PAUD yang berhak menerima bantuan ini adalah mereka yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikbud Ristek. Saat ini terdapat sekitar 1.300-1.400 PAUD di Kota Semarang yang terdata di Dapodik.
Baca Juga: Tetap Gas Pol, Yoyok Sukawi Targetkan PSIS Raih Kemenangan Lawan Bhayangkara
Meskipun bantuan ini diberikan dalam jangka tiga bulan sekali, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai bantuan di masa depan.
"Harapannya, ke depan ditambah, kami kaji dulu," tutur Bambang.
Selain itu, Aning Rahayuningsih selaku Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Kota Semarang, menambahkan bahwa untuk tahun ini bantuan akan diberikan sebanyak sembilan kali, tetapi pada tahun depan akan diberikan secara penuh sebanyak 12 kali, atau setara dengan Rp1,8 juta.
Siapa Saja yang Mendapatkan?
Baca Juga: Jeda Pertandingan Mepet, PSIS Tetap Siap Petik 3 Poin di Kandang Bhayangkara
Bantuan transportasi ini diberikan kepada guru-guru yang mengajar di jenjang PAUD, pos PAUD, Taman Kanak-kanak (TK), hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kota Semarang.
Inisiatif ini menunjukkan keseriusan dan perhatian Pemerintah Kota Semarang terhadap peningkatan kesejahteraan guru-guru PAUD. Dengan dukungan finansial ini, diharapkan para pendidik muda di Kota Semarang dapat lebih termotivasi dan bersemangat dalam mengemban tugas mulianya mendidik anak bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal





