Bantuan Rp2,2 Miliar Untuk Pelaku Usaha Perikanan Rawa Pening: Dorong Kemajuan dan Kelestarian

AKURAT.CO, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP RI) menunjukkan dukungannya yang tak terhingga kepada puluhan pelaku usaha perikanan di Rawa Pening dan sekitarnya melalui penyaluran dana alokasi khusus senilai Rp2,2 miliar.
Bantuan ini diharapkan dapat memberikan angin segar bagi para nelayan, pembudidaya ikan, serta pengolah hasil ikan di wilayah tersebut.
Berbicara pada acara penyerahan bantuan yang diselenggarakan di Pendapa Destinasi Tujuan Wisata (DTW) Bukit Cinta, Banyubiru, Bupati Semarang yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan, Istichomah, mengungkapkan harapannya agar bantuan ini dapat membantu mengembangkan usaha para pelaku perikanan.
Baca Juga: Proaktif Antisipasi Konflik: Pj Gubernur Jateng Serukan Deteksi Dini Permasalahan Jelang Pemilu 2024
Istichomah juga mengingatkan para penerima bantuan untuk menggunakan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan guna menjaga kelestarian Rawa Pening.
"Rawa Pening masih menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat di sekitarnya. Kami berharap, dengan adanya bantuan ini, para pelaku usaha perikanan bisa lebih maju dan sejahtera,” ujar Istichomah di Pendapa Destinasi Tujuan Wisata (DTW) Bukit Cinta, Banyubiru, Kamis (26/10/2023).
Salah satu penerima bantuan, Koriatun (33), Ketua kelompok pengolah dan pemasaran ikan Sumber Rejeki, menyatakan rasa senangnya atas dukungan yang diberikan. Bersama dengan tujuh rekannya, mereka mengolah ikan hasil tangkapan dari Rawa Pening untuk dijual sebagai kudapan di DTW Bukit Cinta Banyubiru, serta secara online ke berbagai kota besar seperti Surabaya, Bandung, dan Jakarta.
Baca Juga: Baznas Jateng Galakkan Pemberdayaan Ekonomi, Salurkan Bantuan Modal Usaha ke 150 Mustahik
Kami memproduksi aneka keripik dan goreng ikan sekitar 50-100 kg setiap harinya. Produk kami tidak hanya dipajang dan dijual di sini, tapi juga telah merambah pasar online di beberapa kota besar,” ungkap Koriatun.
Selain Sumber Rejeki, terdapat juga beberapa kelompok usaha bersama dan Pokdakan yang mendapatkan bantuan dalam bentuk paket mesin kapal, alat tangkap ikan, sarana keselamatan pelayaran, dan sarana budidaya ikan.
Beberapa di antaranya adalah KUB Laras Rahayu Desa Bejalen, Ambarawa; KUB Ngudi Mulyo Kebondowo Banyubiru; KUB Rukun Makmur Kesongo Tuntang; Pokdakan Mina Sejahtera Kebumen Banyubiru; Pokdakan Lele Mandiri Ngrapah Banyubiru; dan Poklahsar Sumber Rejeki Kebondowo Banyubiru.
Baca Juga: Erick Thohir Beri Dukungan dan Tiga Pesan Kunci untuk Timnas U-17 Jelang Piala Dunia
Kementerian Kelautan dan Perikanan RI berkomitmen penuh untuk terus mendukung pengembangan sektor perikanan di Indonesia, khususnya di Rawa Pening dan sekitarnya, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan di negeri ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal





