Warga Desa Kateguhan, Sukoharjo Tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

AKURAT.CO, Tragedi tenggelamnya Pardiman, warga Tegalan RT 02/04 Desa Kateguhan, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo di sungai Bengawan Solo menjadi perhatian banyak pihak. Kejadian yang berlangsung pada Senin (16/10) tersebut membuat tim SAR gabungan bergerak cepat melakukan pencarian.
Menurut keterangan Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto, pada hari yang sama, sekitar pukul 14.50 WIB, Pardiman bersama seorang temannya sedang menjaring ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tawangsari.
Namun, naas bagi Pardiman, saat jaring ikan yang ia gunakan tersangkut batu, ia berusaha melepaskannya dengan berenang ke tengah sungai. Akibatnya, ia terpeleset dan hanyut terbawa arus Bengawan Solo.
Baca Juga: Kagama Pengda Jateng Salurkan Bantuan Air Bersih di Grobogan
"Jaringnya tersangkut batu dan saat berusaha melepasnya dengan berenang ke tengah sungai, ia akhirnya tenggelam," ungkap Heru.
Meskipun tim SAR gabungan telah berupaya maksimal melakukan pencarian dengan metode penyelaman di sekitar lokasi kejadian, namun hingga Senin sore, Pardiman belum juga ditemukan.
"Upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode penyelaman sekitar tempat kejadian belum membuahkan hasil. Akan dilanjutkan besok pagi," tambah Heru.
Baca Juga: Kemenangan Gemilang Jawa Tengah 5-1 Atas Kalimantan Barat di Kualifikasi PON XXI 2024
Diketahui, kedalaman sungai Bengawan Solo di lokasi kejadian kurang lebih 5 meter dengan lebar mencapai 20 meter. Heru berharap, cuaca esok hari cerah agar upaya pencarian dapat berlangsung maksimal.
"Semoga besok cuaca cerah dan korban segera ditemukan," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?







