Bolone Mase Tegal Raya Road Show Istighosah dan Sholawatan

AKURAT.CO TEGAL - Relawan Bolone Mase Tegal Raya, Jawa Tengah gelar Istighosah dan Sholawatan bersama untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia.
Kegiatan tersebut digelar maraton di seluruh kecamatan Tegal Raya, seperti tadi malam di kecamatan talang dan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Kabupaten Tegal.
Baca Juga: Wali Kota Semarang Minta Maaf Terkait Gangguan Asap Dampak Kebakaran TPA Jatibarang
Kordinator Relawan Bolone Mase Tegal Raya, Dewi Ulfiyah mengatakan kegiatan ini juga digelar untuk memanjatkan doa agar masyarakat Indonesia maju dan sejahtera.
"Alhamdulillah Istighosah dan Sholawatan bersama ini berjalan dengan lancar. Semoga semua kegiatan dalam satu minggu kedepan lancar sukses dan memberikan manfaat untuk kita semua," kata Dewi Ulfiyah dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/10/2023).
Dalam sambutan Relawan Bolone Mase Dewi menyampaikan agar dikhususkan dalam berdoa agar Indonesia diberi pemimpin yang baik, mencintai rakyatnya, nasionalis, religius, dan peduli pada kaum muda. Mereka menilai sosok pemimpin tersebut ada pada diri Mas Gibran.
Menurut Dewi, Mas Gibran merupakan figur muda yang cerdas, tegas, berwibawa, humanis.
Lebih lanjut, Dewi menuturkan banyak program yang berpihak pada kaum muda, memiliki karakter dari kaum Millenial dan Gen Z mas Gibran bisa melakukan terobosan-terobosan untuk kemajuan pemuda Bangsa.
Baca Juga: Astra Credit Companies Membuka Lowongan Pekerjaan, Cek Segera Kualifikasinya!
"Kami bersilaturahmi, ingin mengenal lebih dekat masyarakat di seluruh kecamatan yang masuk dalam jaringan relawan Bolone Mase Tegal Raya ,dan juga memperkenalkan sosok Mas Gibran," tuturnya
Di sisi lain, Kiai Karyan yang memimpin Istoghosah mengajak dan memberikan pesan untuk selalu bersatu jaga keutuhan NKRI, bahwa NKRI ini milik semua, pesan agar kita senantiasa berperilaku santun, damai, berada di tengah dan mampu menghindari polarisasi masyarakat, serta setia memperjuangkan keutuhan NKRI, persatuan dan kesejahteraan rakyat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?










