Jateng

Petani Desa Prampelan Melakukan Tanam Padi Saat Kemarau

Afri Rismoko | 4 Oktober 2023, 14:03 WIB
Petani Desa Prampelan Melakukan Tanam Padi Saat Kemarau

AKURAT.CO, Musim kemarau tahun ini membuat banyak petani di Demak mengalami kesulitan untuk bercocok tanam, meskipun di beberapa wilayah justru sangat diuntungkan dengan kekeringan akibat el nino tersebut.

Hal yang sama juga dialami oleh para petani di wilayah Sayung atau tepatnya di Desa Prampelan yang bernaung di bawah kelompok tani  Budi Luhur. Karena saat musim kemarau ini mereka malah bisa bebas menaman padi.

Bahkan sudah dua kali musim kemarau mereka tetap bisa menanam padi tanpa takut kekeringan seperti wilayah lainnya.

Baca Juga: Kemarau Kering Diprediksi Berakhir di Akhir Oktober Ini

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Demak, Drs Agus Herawan, hal tersebut diakibatkan topografi lahan sawah Desa Prampelan yang berada di bawah lahan di sekitarnya, sehingga air tidak bisa dibuang atau terkurung di satu lokasi saja.

Namun lain halnya jika musim hujan tiba, tingginya air yang menggenang membuat mereka tidak bisa melakukan cocok tanam.

Rokhidi, salah satu pengurus Kelompok Tani Budi Luhur mengatakan, saat ini petani anggota kelompok taninya bisa menanam padi dengan luas tanam padi per hari ini seluas 7 Hektar, dan akan bertambah lagi di minggu-minggu berikutnya. 

Baca Juga: Wahyu Prasetyo Kembali Dipanggil Timnas Senior

“Alhamdulillah meskipun musim kemarau ternyata membawa keberuntungan buat anggota kami, yang mana kita bisa tanam padi setelah kurang lebih dua tahun sawah kami tergenang air sehingga tidak bisa ditanami sama sekali,” ujar Rokhidi.

Dirinya berharap bahwa harapannya kondisi cuaca di musim kemarau tahun ini dapat stabil, sampai tiba saatnya tanaman padi panen serta menghasilkan produksi yang sesuai dengan harapan petani.

Dalam kesempatan itu PPL BPP Sayung selaku pendamping kelompok para anggota poktan Budi Luhur untuk dapat memanfaatkan kondisi alam sesuai spesifikasi wilayah.Dimana pada musim kemarau air malah bisa dikondisikan untuk kebutuhan budidaya padi.

Poktan juga menghimbau petani untuk memanfaatkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) yang memberikan manfaat besar bagi petani karena bertujuan melindungi petani agar tidak mengalami kerugian besar akibat gagal panen karena serangan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) maupun dampak perubahan iklim pada musim kemarau ini. (ADV/Pemkab Demak)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A