Jateng

Ganjar Tegaskan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas Pemerintahan ke Depan

Afri Rismoko | 18 September 2023, 09:12 WIB
Ganjar Tegaskan Pemberantasan Korupsi Jadi Prioritas Pemerintahan ke Depan

AKURAT.CO,SEMARANG, Calon Presiden (Capres) 2024, Ganjar Pranowo, telah menegaskan bahwa pemberantasan korupsi akan menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya jika terpilih. Dalam sebuah acara di Djakarta Theater pada Minggu, 17 September 2023, bertajuk 'Ganjar Menjawab Tantangan Masa Depan Indonesia', Ganjar berbicara tentang tekadnya untuk mengatasi korupsi yang dianggapnya sebagai hambatan utama bagi kemajuan Indonesia.

Ganjar Pranowo menghadiri acara tersebut bersama ribuan akademisi dan alumni dari berbagai perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Salah satu pertanyaan yang dia tanggapi dalam acara tersebut adalah terkait dengan isu korupsi.

"Korupsi masih menjadi permasalahan yang perlu kita selesaikan dan telah merasuki berbagai sektor. Memang, ini bukan tugas yang mudah, tetapi selama saya menjabat selama 10 tahun di Jawa Tengah, motto saya adalah 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi', dan hasilnya cukup signifikan," jelasnya.

Baca Juga: Satu Nelayan Diduga Tenggelam di Muara Logending Kebumen, Proses Pencarian Masih Berlangsung

Ganjar menjelaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi harus mencakup berbagai aspek, mulai dari pendidikan, pencegahan, hingga penindakan. Di bawah kepemimpinannya di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, ia telah menerapkan kurikulum anti-korupsi di semua sekolah yang berada di bawah naungan pemerintah provinsi tersebut.

Selain itu, reformasi birokrasi juga telah diterapkan secara menyeluruh untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan melayani.

"Jika kita serius, kita dapat mengatasi korupsi dengan menata regulasi, memperbaiki lembaga-lembaga terkait, dan menempatkan orang-orang yang tepat di posisi kunci," tegasnya.

Ganjar Pranowo percaya bahwa dengan berhasilnya pemberantasan korupsi, program-program lain yang bertujuan untuk memajukan Indonesia, seperti peningkatan anggaran negara, akan dapat berjalan dengan lebih lancar.

Ia mengajukan pertanyaan, "Apakah kita dapat meningkatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari sekitar Rp3.200 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp6.400 triliun pada tahun 2029?" dan menyatakan keyakinannya bahwa hal ini sangat mungkin.

Baca Juga: Bandara Ngloram Blora Sambut Peserta Etape Terakhir Trilogy Bank Jateng Tour de Borobudur 2023

Selain fokus pada pemberantasan korupsi, Ganjar Pranowo juga berbicara tentang potensi untuk mengoptimalkan sumber daya alam dan manusia Indonesia guna meningkatkan anggaran negara. Salah satu sektor yang menonjol adalah ekonomi digital.

"Prediksi ekonomi digital dunia pada tahun 2030 mencapai 360 miliar dolar AS, jumlah yang sangat besar. Indonesia harus memanfaatkan potensi sektor ini sebagai salah satu sumber pendapatan untuk meningkatkan anggaran negara," ujarnya.

Baca Juga: Ganjar Soal Konflik Pulau Rempang; Dengarkan Masyarakat dan Jangan Berlarut-larut

Ganjar juga berbagi tentang pertemuannya dengan banyak pelaku industri kreatif Indonesia dan mengutip contoh sukses seperti Nikki, Rich Brian, dan Putri Ariani sebagai contoh anak muda Indonesia yang berbakat di bidang ekonomi digital.

"Dengan semangat dan talenta anak muda Indonesia, kita memiliki potensi untuk menjadikan ekonomi digital sebagai kekuatan ekonomi utama negara," tutup Ganjar Pranowo.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A