Penting, Penerapan SNI di Berbagai Bidang Termasuk UMKM

AKURAT.CO SEMARANG - Pada era yang sangat dinamis akibat berkembangnya teknologi digital, Wakil Rektor Komunikasi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip), Prof. Budi Setiyono, mengingatkan agar semua pihak mewaspadai kecenderungan-kecenderungan perubahan, yang terjadi dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam konteks standardisasi.
“Dengan adanya teknologi informasi, khususnya AI (artificial intelligent), proses-proses konvensional terevaluasi, terkoreksi, dan mendorong lahirnya formulasi-formulasi baru di berbagai bidang. Bila hal ini tidak diantisipasi, maka bisa terjadi stagnasi yang menghancurkan eksistensi peran dan institusi kita sendiri, akibat layanan kita dianggap tidak relevan atau tidak sesuai dengan kondisi kekinian,” terangnya.
Hal tersebut disampaikannya dalam seminar hasil kerjasama Badan Standardisasi Nasional (BSN) - Undip, yang digelar di kampus Tembalang Semarang, Selasa (1/8/2023).
"Perlu diketahui bahwa Undip dan BSN telah menjalin kerjasama dalam bentuk mendirikan BSN Corner sejak tahun 2015," tambahnya.
Selain itu, secara rutin kedua instansi juga sering melakukan kegiatan sosialisasi tentang SNI (Standardisasi Nasional Indonesia), untuk segenap civitas academica dan masyarakat umum setiap tahun.
Kegiatan yang dilakukan secara hybrid (onffline dan online) tersebut diikuti oleh sekitar 150 peserta, yang terdiri dari para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Undip, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah maupun Kota Semarang, hingga perwakilan dari perpustakaan universitas se Kota Semarang, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, dibahas tentang proses pemenuhan standar produk barang dan jasa dilihat dari jumlah sertifikat kesesuaian berbasis standar (sistem, produk, jasa), yang diterbitkan oleh LPK (Lembaga Penilaian Kesesuaian).
Selain itu juga didiskusikan terkait berbagai peluang yang dapat dikerjasamakan dengan insan perguruan tinggi.
Hadir sebagai narasumber Kepala Biro Humas BSN Zul Amri, Ketua Forum Pendidikan Standarisasi Dr. Bambang Purwanggono, serta Analis Pengaduan Masyarakat BSN RA Bayuarti Wahyu K, SIP.
Para narasumber membahas tantangan yang dihadapi oleh BSN antara lain soal penegakan hukum terhadap industri atau organisasi yang belum mentaati aturan SNI yang diberlakukan secara wajib.
Kegiatan preventif berupa kegiatan sosialisasi SNI bersama-sama dengan Polri, termasuk penegakan hukum berupa tindakan tegas terhadap siapapun yang melanggar aturan SNI.
Selain itu, tantangan lain yang dihadapi BSN adalah pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) agar bisa berdaya saing dengan menerapkan SNI.
"Mereka perlu mendapat bantuan pembinaan, agar tidak mengalami kesulitan dan mampu meraih sertifikat SNI. Hal ini sesuai amanah Undang-Undang No. 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian, dan pemerintah wajib membantu UKM (Usaha Kecil Menengah) meraih SNI," terang Ketua Forum Pendidikan Standarisasi Dr. Bambang Purwanggono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?




