BPBD Lakukan Evakuasi Korban Longsor di Kelurahan Karanganyar Candisari Semarang

JATENG.AKURAT.CO, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semaramg bersama sejumlah relawan masih melakukan penanganan longsor di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Kamis (11/9/2025).
Penanganan itu dilakukan menggunakan alat berat. Namun, proses evakuasi terkendala medan curam dan tanah yang masih basah.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, menjelaskan bahwa longsor tersebut menyebabkan aliran sungai tersendat dan memicu banjir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut siang hingga sore hari.
“Kejadian talut longsor sekitar pukul 10.00 WIB, talut sepanjang 150 meter dengan tinggi 20 meter longsor menimpa rumah Ibu Chanik Suparmi sehingga bagian belakang rumah rusak parah,” ujar Endro saat dikonfirmasi Rabu malam.
Endro menegaskan tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil. Talut longsor disebabkan pondasi yang sudah lama tidak kuat dan retak beberapa hari sebelumnya.
Warga sebelumnya telah melaporkan kondisi talut kepada pihak pabrik, dan pihak pengembangan berupaya segera memperbaikinya.
“Banjir merendam rumah-rumah warga setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Limpasan air sungai yang tertutup akibat reruntuhan menyebabkan genangan kurang lebih 2 meter,” jelasnya.
Dikabarkan puluhan warga di Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, terpaksa mengungsi setelah talut milik pabrik es kristal.
Sebanyak 10 keluarga dengan total 25 jiwa mengungsi sementara di sebuah kosan di wilayah Jangli. Pihak pabrik juga menyediakan logistik dan kebutuhan makan bagi warga terdampak.
“Ada empat rumah terdampak talut longsor, rincian satu rumah rusak parah dan tiga rumah rusak ringan,” tandas Endro.
Sebelumnya, video longsor talut pabrik es kristal di Jalan Dokter Wahidin, Semarang, menjadi viral di media sosial setelah menimbulkan banjir besar yang nyaris menenggelamkan rumah warga.
Video itu diunggah akun Instagram @infokejadiansemarang.new pada Rabu (10/9/2025).
Dalam rekaman video amatir terlihat air bercampur lumpur menutupi sebagian rumah warga. Narasi akun menyebut banjir berasal dari luapan sungai yang alirannya tertutup longsoran talut.
Berdasarkan informasi, longsor talut pabrik es kristal terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Material longsoran menimpa rumah warga sekaligus menutup aliran kali.
Hujan deras yang mengguyur Semarang sejak siang hingga sore memperparah situasi karena aliran kali tidak dapat mengalir normal. Akibatnya, air meluber dan merendam rumah di sekitar talut longsor dengan ketinggian banjir mencapai dua meter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?








