Wakil Ketua DPRD Jateng Setya Arinugroho Dorong Skrining Kesehatan Jiwa di Sekolah, Sebut Sama Pentingnya dengan Kesehatan Fisik

JATENG.AKURAT.CO, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Setya Arinugroho menyoroti pentingnya skrining kesehatan jiwa bagi siswa.
Hal ini disampaikan dalam kegiatan 'Skrining Kesehatan Jiwa' yang diadakan di SMK 1 Kutasari, Kabupaten Purbalingga, pada (28/8/2025) lalu.
Setya Arinugroho menilai, kesehatan jiwa juga merupakan aspek krusial yang perlu diperhatikan sejak dini, sebagaimana kesehatan fisik.
Baca Juga: Kendal Tornado FC Bawa 23 Pemain ke Banjarmasin, Siap Tempur Hadapi Barito Putera di Laga Perdana
"Kesehatan jiwa itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Tidak bisa dipisahkan," ujar Setya Arinugroho.
"Karena itu, skrining kesehatan mental sangat perlu dilakukan, terutama bagi pelajar. Ini menjadi upaya kita untuk mendeteksi masalah sejak dini dan memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan baik." lanjutnya.
Dirinya menambahkan, skrining kesehatan jiwa memberikan banyak manfaat.
Mulai dari meningkatkan pengetahuan siswa tentang tanda-tanda awal masalah kejiwaan, mengidentifikasi masalah, mencegahnya berkembang, serta mempercepat proses pemulihan melalui intervensi yang tepat.
Lingkungan, baik keluarga maupun sekolah, memiliki peran besar dalam memengaruhi kondisi mental anak muda.
Oleh karena itu, kolaborasi antara institusi pendidikan, orang tua, dan pemerintah sangatlah vital.
Dalam upaya mendukung langkah tersebut, Setya Arinugroho berharap Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, melalui Balai Kesehatan Masyarakat, dapat secara rutin mengadakan kegiatan skrining kesehatan jiwa bagi seluruh siswa di Jawa Tengah.
"Harapannya dengan skrining rutin nantinya setiap anak usia sekolah dapat memperoleh identifikasi dini dan layanan kesehatan jiwa yang optimal," tegasnya.
DPRD Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik generasi muda.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih suportif dan kondusif bagi pertumbuhan anak-anak, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang sehat secara utuh.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time



