Simbol Keris dan Pesan Perpisahan, Wali Kota Surakarta Mengundurkan Diri

AKURAT.CO, Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Surakarta, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dalam rapat paripurna yang digelar di Kantor DPRD Kota Surakarta, Rabu (17/7/2024).
Pengunduran diri ini dilakukan menyusul penetapan dirinya sebagai wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2024.
"Bersama ini saya mengajukan pengunduran diri sebagai Wali Kota Surakarta masa jabatan 2021-2024 dengan ditetapkannya wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2024. Demikian untuk dapat ditindaklanjuti sebagaimana mestinya."
Baca Juga: Wali Kota Semarang Ingatkan Bahaya Seluncuran di Pleret atau Bendung Sungai Banjir Kanal Barat
Ketua DPRD Kota Surakarta, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa dewan telah menyetujui draf pengunduran diri tersebut dan akan segera mengirimkan usulan pemberhentian dengan hormat kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Tengah.
Selanjutnya, DPRD mengusulkan pengangkatan Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, sebagai Wali Kota Surakarta hingga berakhirnya masa jabatan saat ini.
Dalam kesempatan yang sama, DPRD Kota Surakarta memberikan kenang-kenangan berupa keris kepada Gibran sebagai simbol apresiasi atas kemitraan selama kurang lebih 3,5 tahun.
"Keris yang kami berikan ini melambangkan kerja keras, rendah hati, ikhlas, dan selalu ingat kepada masyarakat Kota Surakarta," ujar Budi.
Budi juga menyatakan harapan bahwa tugas-tugas yang akan dijalankan Gibran ke depan akan semakin baik dan berdampak positif bagi masyarakat Indonesia, khususnya Kota Surakarta.
"Filosofi dari keris ini adalah kebangkitan ekonomi rakyat Indonesia, termasuk Surakarta. Kami berharap Kota Solo juga akan makin jaya ke depannya," tambahnya.
Pengunduran diri Gibran ini menandai berakhirnya era kepemimpinannya di Kota Surakarta, dan diharapkan transisi kepemimpinan kepada Teguh Prakosa dapat berjalan lancar dan efektif untuk kelanjutan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Surakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 4Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 8Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 9Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal
- 10Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?



