Jateng

Wali Kota Semarang Ingatkan Bahaya Seluncuran di Pleret atau Bendung Sungai Banjir Kanal Barat

Afri Rismoko | 17 Juli 2024, 13:03 WIB
Wali Kota Semarang Ingatkan Bahaya Seluncuran di Pleret atau Bendung Sungai Banjir Kanal Barat

AKURAT.CO, Fenomena "surfing" atau seluncuran di Pintu Air Bendung Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang, yang belakangan ini menjadi viral di kalangan anak-anak dan remaja, mendapat perhatian serius dari pemerintah kota.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin timbul akibat aktivitas tersebut.

Wali Kota Semarang mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keselamatan para pengunjung yang tertarik untuk mencoba seluncuran di bendungan tersebut.

Baca Juga: Jateng Terpilih Jadi Tuan Rumah Pomnas XIX 2025

"Saat ini memang sedang viral aktivitas surfing Pleret di BKB, dimana kebetulan kondisi airnya sedang surut. Namun, saya mengingatkan semua untuk tetap berhati-hati karena arus sungai yang cukup deras dan potensi air bah yang bisa datang sewaktu-waktu," ujar Ita, sapaan akrab Wali Kota.

Pemerintah Kota Semarang akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mendapatkan prakiraan cuaca yang akurat dan menginformasikan kondisi terkini kepada masyarakat.

"Kami memantau cuaca secara berkala, terutama kondisi di Kabupaten Semarang yang langsung berpengaruh pada debit air Sungai BKB," tambah Ita.

Baca Juga: PSIS Semarang Rekrut Joao Ferrari, Bek Asing dari Brasil, Ini Profilnya

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) diminta untuk memeriksa dan memastikan fungsi Early Warning System (EWS) yang ada di lokasi.

"Kami akan menyiapkan sinyal peringatan dini jika terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba, sehingga masyarakat, terutama anak-anak, bisa langsung mengambil langkah pencegahan," jelas Wali Kota.

Camat Semarang Barat, Elly Asmara, menyatakan akan mengambil langkah-langkah pencegahan dengan memasang rambu dan banner informasi darurat.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap orang yang beraktivitas di area ini bisa segera menghubungi tim SAR atau kecamatan jika terjadi situasi darurat," ucapnya.

Kegiatan seluncuran di Bendung Sungai BKB memang menarik banyak pengunjung yang penasaran. Meskipun dianggap sebagai hiburan murah dan menarik, baik pemerintah kota maupun warga diminta untuk tetap memprioritaskan keselamatan.

"Ini memang menjadi hiburan yang murah dan viral, tetapi kami tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan," tutup Camat Semarang Barat.

Pemerintah Kota Semarang berharap dengan adanya imbauan dan pengawasan yang ketat, masyarakat dapat menikmati aktivitas ini dengan aman dan terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Afri Rismoko
A