Rohim, Warga Pemalang yang Tenggelam di Sungai Mejagong, Ditemukan Meninggal Dunia

AKURAT.CO, Rohim (68), warga Desa Kalisaleh RT 07 / RW 01, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, yang dilaporkan hilang setelah tenggelam di sungai Mejagong pada Rabu (12/06/2024), telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan.
Korban ditemukan di pinggir sungai Comal, sekitar 25 kilometer dari lokasi kejadian, dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ashari Kabupaten Pemalang.
Kronologi Kejadian
Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa korban.
Pada Rabu (12/06/2024) sekitar pukul 15.00 WIB, Rohim berangkat memancing di sungai Mejagong.
Baca Juga: UIN Walisongo Semarang Umumkan Hasil Tes UTBK, Segera Daftar Ulang di Jurusan Pilihan Kamu
Hingga malam, korban belum juga pulang, sehingga keluarga dan warga setempat berusaha mencarinya. Mereka menduga korban terseret arus deras saat kondisi hujan gerimis.
“Korban diduga terseret arus sungai yang deras dan tidak bisa menyelamatkan diri sehingga akhirnya tenggelam,” ungkap Budiono.
Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian menggunakan metode penyisiran sepanjang aliran sungai dengan perahu rafting dari tempat kejadian hingga ke arah Utara sejauh 500 meter.
Namun, pencarian mengalami kendala karena kondisi sungai yang berkelok, berbatu, dan licin.
Baca Juga: Tawuran Kembali Terjadi di Kota Semarang, Polisi Masih Memburu 5 Akun Instagram Provokatif
“Kondisi aliran sungai yang berkelok dan berbatu menjadi tantangan bagi tim SAR dalam upaya pencarian. Kedalaman sungai sekitar 1 meter dengan lebar mencapai 10 meter,” tambah Budiono.
Korban akhirnya berhasil ditemukan pada Jumat (14/06/2024) pagi di pinggir sungai Comal, dengan jarak kurang lebih 25 kilometer dari lokasi kejadian.
Rohim ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan segera dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke RSUD Ashari Kabupaten Pemalang untuk proses lebih lanjut.
Budiono menyatakan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai.
“Terima kasih atas pelaksanaan operasinya. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di sungai, terutama ketika kondisi cuaca tidak bersahabat yang dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Budiono mengingatkan agar masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai selalu waspada terhadap potensi bahaya, seperti arus deras dan kondisi cuaca buruk yang dapat mengancam keselamatan.
Upaya pencegahan dan kewaspadaan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Pihak keluarga dan masyarakat di Desa Kalisaleh berduka atas kepergian Rohim yang meninggal dalam kejadian tragis ini. Semoga keluarganya diberi ketabahan dan kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Lima Gunung Kompak Erupsi Hari Ini: Semeru Muntah Abu 4.600 Meter, Merapi Luncurkan Lava 2,5 Km
- 5Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 6Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 7Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 10Cek SPBU Sebelum Berangkat! Antrean BBM Pagi Ini 16 Oktober 2026 di Berbagai Daerah







