Masuk Dalam Survey Bakal Calon Walikota Semarang, Iswar Aminuddin Hanya Ingin Fokus Jalankan Tugas

AKURAT.CO, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Iswar Aminudin, namanya beberapa kali disebut dalam survey sebagai tokoh potensial menjadi bakal calon walikota Semarang.
Terbaru, dalam FGD bersama Forum Media Online Semarang (FOMOS), nama Iswar kembali disebut bersama Hevearita G Rahayu (Mbak Ita), Yoyok Sukawi, Ade Bhakti, dan Krisseptiana Hendrar Prihadi (Tia Hendi).
Iswar Aminudin ketika dimintai tanggapan hanya mengatakan terimakasih karena kinerjanya telah mendapat apresiasi.
Baca Juga: PERSIBO Bojonegoro Raih Kemenangan Dramatis Atas Banyuwangi Putra di Babak 16 Besar Liga 3 Jatim
“Ya kalau hasil surveynya begitu ya saya matur suwun ya, terimakasih banyak. Berarti kana da apresiasi ya dari masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai pada Sabtu (20/1/2024).
Iswar kemudian mengatakan bahwa dirinya saat ini hanya ingin fokus bekerja sebagai Sekda Kota Semarang.
“Tapi yang jelas saya fokus dulu bertugas sebagai Sekretaris Daerah Kota Semarang ya,” tuturnya.
Iswar juga menjelaskan dirinya tidak sempat melihat-lihat hasil survey apapun karena sedang fokus menangani persoalan banjir yang melanda Kota Semarang akhir-akhir ini.
Baca Juga: Mahasiswa Magister Hukum USM KKL di Mahkamah Agung
Dirinya ingin menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di depan mata.
“Apalagi di musim hujan ini saya mendapat tugas untuk menanggulangi banjir bersama OPD-OPD terkait lainnya," terangnya.
"Yang penting kalau sekarang ini persoalan-persoalan di depan mata yang berdampak pada masyarakat kita selesaikan dulu aja,” bebernya.
Ketika diperlihatkan konsistensi hasil survey yang terus memunculkan namanya di daftar tokoh potensial, Iswar hanya mnejawab dirinya berjalan saja dengan tugas-tugas pokoknya.
Baca Juga: Perssu Sumenep Raih Kemenangan Telak Atas Mitra Bola Utama di Babak 16 Besar Liga 3 Jatim
Apalagi menurutnya, jika dirinya mengomentari perihal Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Semarang sangat jauh tugas-tugas pokoknya.
“Saya sih berjalan aja dulu lah. Apalagi kalau ngomong Pilwalkot kayaknya kejauhan ya,” tandasnya.
Namun demikian, ISwar mengaku tersanjung karena mendapat apresiasi dari masyarakat berdsarkan hasil survey tersebut.
“Mungkin masyarakat melihat saya bagaimana bekerja di Dinas Bina Marga, kemudian di Dinas Pekerjaan Umum, dan sekarang menjadi Sekda yang di mana ada perubahan wajah kota,” tuturnya.
Baca Juga: Dosen USM Ferry Firmawan PhD Terpilih Jadi Anggota Badan Perlindungan Konsumen Nasional 2024-2027
Dirinya juga mengatakan bahwa pekerjaan yang dia lakukan bisa membuahkan hasil karena bekerja dengan sosok walikota yang tangguh seperti Hendrar Prihadi dan Hevearita G Rahayu.
“Saya bekerja bersama Mas Hendi (Hendrar Prihadi) dan Mbak Ita (Hevearita G Rahayu) yang mana mereka berdua menjadi walikota,” ungkapnya.
Iswar menegaskan secara normative dirinya adalah Sekda, maka tugas tersebutlah yang saat ini harus dijalankan sepenuh hati untuk mengabdi kepad amasyarakat Kota Semarang.
“Saya normative aja mas, kebetulan bekerja sebagai pejabat maka saya jalankan dan dharma bhaktikan jiwa raga saya untuk mengabdi untuk masyarakat Kota Semarang. Semoga pekerjaan saya melahirkan masyarakat,” tandasnya.
“Saya sendiri menyadari cuma pegawai negeri dan bukan orang politik. Jadi ya bekerja saja sesuai tugas yang diamanatkan,” tutupnya.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kisah Heroik H Soekaimi, Komandan Hizbullah Mranggen yang Gugur Ditembak Belanda pada 1946
- 2Ibu-Ibu Semarang Curhat Agenda PKK dan Dawis Padat, Tiap Pekan Ada Kegiatan!
- 3Cek Update Rute Macet Kota Surabaya, Kamis 15 Oktober 2026: Proyek Drainase 100 Titik Bikin Surabaya Macet Parah
- 4Update Rute Macet Hari Ini 14 Oktober 2026: Pulang Kerja Sore Ini Semarang dan Solo Macet Parah, Ini Jalur Tikusnya
- 5Ditreskrimsus Polda Jateng Cek Tiga Rumah di Gombel Lama, Dugaan Kerusakan Lingkungan Didalami
- 6Rute Macet Semarang Pagi Hari, Kamis 15 Oktober 2026: Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Cari Rute Baru
- 7Jalan Kapten Piere Tendean Ditutup 14 Hari, Warga Semarang Siap-Siap Macet
- 8Malam di Semarang Makin Gerah, Warga Kehilangan 83 Jam Tidur Setahun—Ini Penyebabnya
- 9Cek Rute Macet Kota Surabaya 14 Oktober 2026: Proyek Drainase Jadi Biang Kerok, Titik Mana yang Harus Dihindari?
- 10Tugu Muda Semarang Direkayasa Dua Hari, Pengendara ke Stasiun dan Bandara Diminta Berangkat Lebih Awal










