Jateng

Perempuan Muda Pati Bisa Memulai Usaha Kuliner Berkat Pelatihan dari Srikandi Ganjar

Theo Adi Pratama | 31 Oktober 2023, 14:03 WIB
Perempuan Muda Pati Bisa Memulai Usaha Kuliner Berkat Pelatihan dari Srikandi Ganjar


AKURAT.CO PATI - Pelatihan pembuatan nasi jagung yang diadakan Srikandi Ganjar Jawa Tengah (Jateng) memberikan manfaat nyata bagi para perempuan muda.

Salah satunya Puspitasari, salah satu perempuan muda asal Pati yang mengaku siap memulai usaha kuliner berkat pelatihan dari pendukung Ganjar Pranowo itu.

Baca Juga: Polda Jateng Periksa 24 Saksi Kasus Ilegal DrIling Sumur Tua LDK 27 Ledok Blora

"Apalagi nasi jagung ini sudah mulai jarang, saya yakin akan banyak peminat nantinya," kata dia dalam siaran persnya, Selasa (31/10/2023).

Dia juga mengaku kagum dengan sosok Ganjar Pranowo yang turut disosialisasikan dalam kegiatan itu.

Baca Juga: Polresta Cilacap Tangkap 2 Gembong Bandar Obat Terlarang

"Pak Ganjar kini maju sebagai capres bersama Pak Mahfud MD, tentu kami siap memberikan dukungan," kata dia.

Adapun pelatihan diadakan di Desa Ronggo, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Baca Juga: 21 Pemain Dibawa Gilbert Agius ke Bekasi

Koorwil Srikandi Ganjar Jateng Putri Indah mengatakan kegiatan itu diadakan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan para perempuan muda.

"Pada kegiatan ini milenial dikenalkan dengan adanya makanan tradisional yang saat ini sudah mulai jarang diminati yaitu nasi jagung," kata dia.

Baca Juga: Jadwal PSIS Bulan November, Tandang 2 Kali dan Jamu Persita

Indah menuturkan inovasi dalam industri makanan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan zaman para milenial.

Oleh karena itu, pelatihan ini ditujukan untuk milenial dan masyarakat agar dapat mengikuti perkembangan dalam kebutuhannya mengubah makanan tradisional seperti nasi jagung menjadi produk yang relevan dengan perkembangan zaman.

"Tujuan utama dari pelatihan ini adalah meningkatkan kemampuan peserta khususnya milenial dalam prosesnya memasak hingga mengemas nasi jagung sehingga memiliki nilai jual ekonomis yang sesuai dengan tuntutan pasar," kata dia.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.