Potensi Rumput Laut Jadi Penyelamat Tambak Ikan Terdampak Rob di Bonang

AKURAT.CO, Potensi rumput laut di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak menjadi alternatif tambak ikan yang terdampak banjir rob.
Kepala Desa Purworejo, Rifqi Salafudin mengatakan, banyaknya tambak ikan yang terdampak rob, kini dialihfungsikan budidaya rumput laut.
Kendati demikian, masyarakat belum sepenuhnya sadar ada budidaya alternatif lain untuk tambak-tambak yang terdampak rob di desa, sehingga sampai saat ini yang beralih ke rumput laut hanya 10 persen.
"Untuk total pembudidaya rumput laut sekitar 10% saja karena belum semua sadar akan manfaat dan keuntungannya," ucapnya, Selasa (07/08/2023).
Baca Juga: TPA Jatibarang Kembali Terbakar
Rifqi menyebut, meskipun masih sebagian kecil masyarakat di Desa Purworejo yang beralih budidaya rumput laut, namun dalam kurun waktu satu bulan Desa Purworejo bisa menghasilkan puluhan ton dalam sebulan.
"Rumput laut ini sudah menghasilkan ber ton-ton, karena rumput laut liar tumbuh banyak di sekitar tambak," ujarnya.
Untuk saat ini, lanjut dia, harga rumput laut kering di angka Rp 6 ribuan per kilogram, sehingga ini cukup menguntungkan dibanding ikan.
"Warga sekitar memanfaatkan dengan menjemur karena untuk harga rumput laut kering sudah mencapai Rp 6.500 per kilogram. Di bandingkan harga ikan harga rumput laut lebih tinggi dan menghasilkan," tukasnya.
Baca Juga: Hindari Diet, IDI Kota Semarang Ingatkan Ancaman Kesehatan Saat Cuaca Panas Ekstrem
Terpisah, Plt Kepala Bidang Budidaya Perikanan Dinlutkan Demak, Siti Sunarti mendorong masyarakat pesisir untuk meningkatkan kuantitas budidaya rumput laut.
Menurutnya, sampai saat ini potensi rumput laut masih terkendala dalam pemasaran, ia menduga hal itu terjadi karena kuantitas produksinya masih minim.
"Kalau di tempat lain kan produksinya banyak, kemudian ada pembelinya tersendiri, di Demak itu yaitu karena potensinya sedikit," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya akan terus mendampingi budidaya rumput laut di Pesisir Demak, sekaligus membantu di bidang pemasaran.
"Kita masih mencarikan pemasaran, kemudian memberikan edukasi kepada mereka untuk terus meningkatkan produksi," tandasnya. (ADV/Pemkab Demak)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Atlet Selam Jepara Meninggal di Porprov Jateng, Lomba di Awann Costa Ditunda
- 2Profil Instagram Wasit Persija vs Persik di Super League 2026/2027, Steven Yubel Poli Pimpin Duel, Aidil Azmi Jadi Wasit VARdi JIS
- 3LIVE SCORE PSMS vs PSIS! Ayam Kinantan Unggul 2-0 di Babak Pertama, Tuan Rumah Kena Kartu Merah, Cek Skor Akhir FULL TIME
- 4UPDATE! Kronologi Atlet Selam Jepara Syabilla Rizkia Meninggal Saat Porprov Jateng 2026
- 5Viral Pelari JRF 2026 Terobos Barikade, Apa Itu COT dan COP? Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 6Jadwal BWF Hylo Open 2026 Lengkap hingga Final, Cek Wakil Indonesia dan Link Live Streaming
- 7GMPI Kota Semarang Gelar Rakercab dan Forum Diskusi Kepemudaan, Ajak Gen Z Menjaga Nilai Demokrasi di Era Digital
- 8Prediksi Skor Garudayaksa vs Persib, Cuma Punya 1 Hari Persiapan, Mampukah Persib Taklukkan Garudayaksa?
- 9Perangkat Pertandingan Garudayaksa vs Persib: Wasit Irfan Wahyu Wijanarko Pimpin Laga Panas Malam Ini
- 10CEK! Viral Pelari JRF 2026, Mengenal Flag-Off Time, Gun Time, dan Chip Time


